PELAIHARI, teladankalimantan.com–Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) menggelar Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (KLHS- RPJPD) Kabupaten Tanah Laut Tahun 2025-2045, Selasa (8/11) lalu.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Tanah Laut Andris Evony mengatakan, tujuan utama dari kegiatan Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) memastikan pembangunan direncanakan sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan dan tidak merusak ekosistem.
“Melalui kajian ini, kita akan sama-sama mengevaluasi dampak potensial dari pembangunan di berbagai sektor terhadap lingkungan sekitar kita,” kata Andris Evony, di Pelaihari, Selasa.
Dalam rentang waktu 2025-2045, sebut dia, Kabupaten Tanah Laut berkomitmen untuk membangun masyarakat yang sejahtera, mengembangkan ekonomi berkelanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami berharap agar dokumen KLHS dapat disusun secara terpadu dan berkelanjutan,” pintanya.
Dengan demikian, terang dia, akan tercapai keserasian, keselarasan dan keseimbangan dalam perencanaan pembangunan dengan tetap memperhatikan faktor daya dukung dan daya tampung lingkungan serta tetap memperhatikan kearifan budaya lokal.
Turut hadir di acara tersebut, koordinator tim ahli penyusun KLHS dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tanah Laut.
Selain itu, juga hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tanah Laut, perwakilan SKPD terkait dan perwakilan kantor kecamatan. (ton/ist)














