Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menargetkan seluruh Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan segera beroperasi sebagai bagian dari program strategis nasional. Upaya ini kembali dipertegas dalam rapat Satgas percepatan operasional koperasi yang dipimpin Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM.
Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan menjelaskan bahwa percepatan ini merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan Koperasi Merah Putih. Ia menekankan bahwa program tersebut harus menjadi prioritas karena menyangkut penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Saat ini Barito Utara telah memiliki 96 koperasi Merah Putih, namun hanya enam yang telah berjalan. Bupati Shalahuddin melalui sambutan tertulisnya meminta Satgas bekerja lebih intens dalam pendampingan, monitoring, serta evaluasi di lapangan. Pemerintah daerah menilai koperasi memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Disnakertranskop-UKM Barito Utara, M. Mastur, menegaskan bahwa rapat ini bertujuan memaksimalkan tugas Satgas dalam mengoordinasikan percepatan operasional. Ia menyebut koordinasi lintas instansi harus diperkuat untuk menuntaskan hambatan-hambatan teknis di lapangan. Pemerintah berharap koperasi tersebut dapat segera memberi dampak ekonomi nyata bagi seluruh desa dan kelurahan di wilayah Barito Utara. (red)














