PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar sosialisasi lima dokumen perencanaan pembangunan penting di Aula Bapperida Mura, Kamis (28/11). Kegiatan ini dihadiri perangkat daerah dan berbagai pemangku kepentingan pembangunan.
Kepala Bapperida Mura, Reyzal Samat, menyampaikan bahwa penyusunan dokumen dilakukan melalui kajian mendalam, meliputi analisis ekonomi, potensi sumber daya alam, hingga penguatan inovasi daerah. Menurutnya, kelima dokumen ini menjadi landasan strategis untuk mengarahkan pembangunan berkelanjutan di Murung Raya.
Adapun dokumen yang disosialisasikan mencakup Analisis Perkembangan Ekonomi Kabupaten Mura, Inventarisasi Potensi Sumber Daya Alam, Roadmap Sistem Inovasi Daerah (SIDa), Perbup Nomor 33 Tahun 2025 tentang Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) 2025–2029, serta Rencana Aksi Daerah (RAD) Pembangunan Berkelanjutan 2025–2030.
Untuk memperkuat substansi, Bapperida menghadirkan narasumber dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Pande Made Kutanegara beserta tim ahli, yang memberikan penjelasan dan memastikan dokumen perencanaan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.
Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Asisten II Setda Mura, K. Zen Wahyu Priyatna, menegaskan bahwa dokumen perencanaan harus menjadi instrumen nyata dalam mengarahkan pembangunan yang terukur dan bermanfaat. Ia mengajak dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat turut terlibat dalam mengawal implementasi kebijakan tersebut.
Pemkab Murung Raya optimistis lima dokumen ini akan memperkuat fokus pembangunan daerah, menjawab tantangan ekonomi dan sosial, serta mempercepat terwujudnya visi “Mura Hebat! Semakin Maju, Semakin Sejahtera.” (red)














