KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya pada sektor pertambangan serta pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pertemuan berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Kukar pada Senin (24/11).
Rombongan dari Mura yang dipimpin Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, membawa serta jajaran pimpinan perangkat daerah yang menangani infrastruktur, perencanaan pembangunan, dan pengelolaan ekonomi daerah. Lawatan ini menjadi langkah tindak lanjut Pemerintah Murung Raya untuk mempelajari daerah yang dinilai berhasil mengoptimalkan potensi sumber daya alam menjadi sumber pendapatan berkelanjutan.
Setibanya di Kukar, para peserta kunjungan mengikuti agenda pemaparan profil daerah yang menyoroti perkembangan ekonomi, tata kelola sektor pertambangan, serta kontribusi BUMD terhadap kas daerah. Kukar menjadi salah satu wilayah yang dinilai mampu memaksimalkan sektor batu bara sekaligus menjaga peran BUMD sebagai penggerak aktivitas usaha daerah.
Pertemuan tersebut kemudian berlanjut pada sesi diskusi. Pemerintah Murung Raya mempelajari pola manajemen BUMD, mekanisme investasi, alur kerja sama dengan pihak swasta, serta tata kelola keuangan yang diterapkan Kukar untuk memperkuat kontribusi BUMD terhadap PAD. Selain itu, dibahas pula bagaimana diversifikasi usaha dilakukan agar BUMD tidak bergantung pada satu sektor saja.
Wakil Bupati Murung Raya menegaskan bahwa pihaknya ingin mengadaptasi berbagai praktik baik yang diterapkan Kukar, terutama terkait penyusunan kebijakan pendapatan, pembentukan unit usaha baru yang berbasis potensi daerah, serta penerapan standar pengawasan kinerja BUMD agar tetap sehat dan produktif.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pembahasan peluang kolaborasi lintas daerah di bidang ekonomi, terutama pada sektor yang memiliki karakteristik serupa antara Murung Raya dan Kutai Kartanegara. Pemkab Mura berharap kunjungan ini menjadi pijakan untuk lahirnya rekomendasi kebijakan dan penguatan BUMD yang dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. (red)














