KANDANGAN, teladankalimantan.com–Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) meninjau lokasi terdampak bencana angin puting beliung sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak dan dana hibah kepada tujuh buah tempat ibadah, Rabu (01/11/2023).
Penjabat Bupati HSS H Hermansyah memastikan kesehatan warga terdampak bencana alam puting beliung dalam kondisi baik dan keadaan sehat.
Dia berharap, warga terdampak bencana alam puting beliung selalu bersabar dan dapat mengambil hikmah dari musibah yang telah menimpanya tersebut.
Menurut dia, bantuan diberikan oleh Pemkab HSS tersebut diharapkan dapat meringankan dan bermanfaat untuk warga yang terdampak.
Sedangkan bantuan dana hibah, harap H Hermansyah, dapat memfasilitasi, bermanfaat dan dirasakan manfaatnya bagi kegiatan pendidikan dan kegiatan keagamaan.
“Dana hibah yang kami berikan ini adalah bagaimana sinergisitas antara ulama dan umara terus terjalin,” terangnya.
Target penyelesaian visi dan misi Kabupaten HSS untuk maju, sambung dia, tentu harus diserahkan agar kegiatan-kegiatan keagamaan di Kabupaten HSS terus meningkat.
Sehingga, papar dia, Pemkab HSS selain melaksanakan kegiatan Pembangunan fisik juga Pembangunan mental.
Salah satu agar Pembangunan mental tersebut baik, tambah dia, maka Pemkab HSS juga memberikan dana hibah kepada mushala dan langgar.
H Hermansyah juga mengharapkan, kalau sudah mushala dan langgar sudah baik dan makmur, maka kegiatan spritualitas di desa dan kecamatan semakin meningkat, sehingga kita bisa mengurangi dan menangkal akses-akses negatif di wilayah tersebut.
“Semoga tempat-tempat ibadah kita semakin nyaman dan makmur, sehingga diharapkan masyarakatnya beribadah juga nyaman,” ungkapnya.
Dengan pemberian dana hibah, pintanya, langgar dan mushala jamaahnya banyak, majelis-majelis taklim semakin meningkat, pengajian-pengajian keagaman semakin meningkat dan kegiatan-kegiatan bagaimana memperdalam Al-Qur’an juga semakin meningkat.
Ada tujuh tempat mendapatkan bantuan dana hibah dari Pemkab HSS di Kecamatan Daha Utara yakni, Langgar Darus Salam Desa Baruh Kembang sebesar Rp50 juta dan Langgar Manarul Huda Desa Taluk Haur sebesar Rp 100 juta.
Untuk Kecamatan Daha Selatan yakni, Mushala Noor At Tawwabin Desa Tumbukan Banyu sebesar Rp 200juta, Langgar Assirajul Munir Desa Muning Tengah sebesar Rp 100 juta, Langgar Darus Sa’adah Desa Banua Hanyar sebesar Rp100 juta.
Selanjutnya, Pondok Pesantren Salafiah Ustha dan Madrasah Diniyah Ulya Pendidikan Islam Parigi Desa Parigi sebesar Rp100 juta dan Kecamatan Daha Barat, Langgar Nurul Iman Desa Badaun sebesar Rp50 juta.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinsos Kab HSS, Kepala BPBD HSS, Kepala Bagian Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kepala Desa dan masyakarat. (ton/ist)














