MARABAHAN-Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Batola berhasil meraih peringkat II se-Kalsel sebagai daerah tercepat dalam menindaklanjuti penyelesaian rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam kegiatan Laporan Hasil Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu (DTT) Kepatuhan dan Kinerja Semester II Tahun 2025, yang digelar di Kantor BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan, Selasa (23/12/2025).
Dalam kesempatan itu, Kepala BPK RI Perwakilan Kalsel Andriyanto menyerahkan langsung penghargaan kepada Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, didampingi Wakil Ketua DPRD Batola H. Bahrian Noor serta Inspektur Barito Kuala Selamat Riyanto.
Berdasarkan penilaian BPK RI, Pemkab Batola mencatatkan nilai persentase penyelesaian tindak lanjut rekomendasi sebesar 96,77 persen, tertinggi kedua dari 13 kabupaten/kota se-Provinsi Kalimantan Selatan. Capaian tersebut menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di bawah kepemimpinan Bahrul Ilmi–Herman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala.
Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasinya atas kerja kolektif seluruh unsur pemerintahan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil sinergi dan komitmen bersama lintas lembaga.
“Ini merupakan prestasi dan capaian yang luar biasa berkat kolaborasi semua pihak, baik di tingkat legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Penyelesaian tercepat ini menjadi bukti bahwa Batola ingin mewujudkan huruf ‘U’ pada slogan SATU, yang berarti Unggul,” ujarnya.
Sementara itu, Inspektur Barito Kuala Selamat Riyanto menambahkan bahwa capaian Pemkab Batola tidak hanya terlihat dari tindak lanjut rekomendasi BPK, tetapi juga pada aspek integritas pemerintahan.
“Batola juga memperoleh skor tertinggi kedua untuk kategori Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK Tahun 2025 dengan nilai 78,85. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kabupaten Barito Kuala tergolong tinggi,” jelasnya.
Dengan raihan tersebut, Pemkab Batola menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (dan)














