PELAIHARI, teladankalimantan.com- Peringatan puncak hari jadi ke-58 Kabupaten Tanah Laut, di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut menampilkan seni teater atau pementasan tradisional asal Kalimantan Selatan berupa Mamanda, Selasa (05/12/2023)
Suguhan kesenian tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.
Menurutnya Mamanda adalah kesenian yang harus terus dijaga kelestariannya.
“Senang rasanya menyaksikan kesenian Banua Kalimantan Selatan yakni Mamanda, ini pertanda bahwa kita tidak melupakan sejarah,” kata Paman Birin sapaan akrabnya.
Sementara itu, salah satu pelakon yakni Hadani merupakan Ketua Dewan Kesenian Tanah Laut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut karena telah memberikan panggung untuk menampilkan Mamanda.
“Kami senang sekali dan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah karena memberikan panggung kepada kami untuk mamandaan,” ungkap Hadani.
Lebih lanjut Hadani menjelaskan, pementasan Mamanda mengangkat tema selaras dengan tema hari jadi yakni, Bergerak Bahimat Tanah Laut Tangguh dengan mengangkat cerita perebutan Benteng Tabanio dari Belanda.
Pada kesempatan itu juga ditampilkan tari-tarian mulai dari tarian suku Banjar, suku Dayak dan suku Banjar. (red/ton)














