Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana harus dimulai dari desa, menyusul penyerahan hibah peralatan kebencanaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Barito Utara kepada sejumlah Desa Tangguh Bencana (DTB), Rabu (3/12/2025).
Hibah tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, seusai peringatan Hari Bakti PUPR ke-80. Namun menurut Patih Herman, peran DPRD dalam memastikan penguatan desa sebagai garda terdepan penanggulangan bencana tidak kalah penting. Ia menilai langkah pemerintah daerah ini menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan ketahanan masyarakat.
“DPRD melihat bahwa kebutuhan peralatan kebencanaan di desa adalah hal mendesak. Karena itu, kami menyambut baik dan mendorong agar program seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Patih Herman menekankan bahwa keberadaan DTB tidak boleh hanya sebatas status formal. Untuk benar-benar menjadi desa yang tangguh, masyarakat harus dibekali sarana, kemampuan, dan protokol yang jelas ketika ancaman bencana muncul.
Ia menjelaskan bahwa respon awal selalu berada di tangan masyarakat desa, sehingga kesiapan mereka sangat menentukan keberhasilan penanganan sebelum bantuan BPBD tiba. “Kita tidak bisa mengandalkan tim penanggulangan dari pusat kota saja. Warga desa adalah pihak pertama yang terlibat, sehingga kesiapan mereka menjadi kunci,” katanya.
Selain itu, Patih Herman menyoroti perlunya pelatihan berkelanjutan bagi relawan desa. Menurutnya, bantuan peralatan tidak akan maksimal tanpa SDM yang terlatih dalam penggunaannya.
“Saya berharap setelah hibah ini, pemerintah dapat menjadwalkan pelatihan rutin, simulasi penanganan bencana, serta memperkuat komunikasi lintas instansi. Karena kesiapsiagaan itu bukan hanya adanya alat, tetapi bagaimana alat itu digunakan secara cepat dan tepat,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi komitmen Bupati Shalahuddin yang sebelumnya menekankan bahwa peralatan kebencanaan merupakan komponen penting dalam memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana, baik dari tahap pencegahan hingga pemulihan.
Patih Herman memastikan DPRD akan terus mengawal kebijakan yang memperkuat peran desa dan BPBD dalam sistem penanggulangan bencana. Ia berharap hibah ini menjadi langkah awal dari upaya yang lebih besar untuk membangun ketangguhan masyarakat secara menyeluruh.
Dengan adanya dukungan DPRD dan pemerintah daerah, ia optimistis desa-desa di Barito Utara semakin siap menghadapi berbagai ancaman bencana yang mungkin muncul seiring perubahan cuaca dan kondisi geografis daerah. (red)














