BANJARMASIN,teladankalimantan.com- Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan (Disbunnak Kalsel), Suparmi mengatakan, Pasar Raya TPID ke-4 se-Kalsel diadakan sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan, informasi dan peluang di bidang industri halal.
“Selain itu, dalam rangka mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), akademisi serta pemangku kepentingan lainnya,” ujar Kadisbunnak Kalsel, Suparmi, dalam siaran pers, Sabtu (23/03/2024).
Tak hanya itu, menurut dia, acara tersebut juga bertujuan untuk membantu mengendalikan inflasi dengan menggelar operasi pasar kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1445 H.
“Dalam konteks membantu masyarakat terdampak inflasi, Disbunak Kaksel terus melanjutkan partisipasinya dalam acara ini dengan membuka stand bahan pokok yang terjangkau,” ungkapnya.
Beragam produk, mulai dari telur, beras, daging sapi lokal, hingga bahan pokok lainnya, sebut dia, ditawarkan kepada masyarakat.
Respons positif pun terlihat, jelas dia, khususnya pada hari kelima produk telur menjadi favorit dan habis terjual sebelum acara selesai.
Selain membantu masyarakat, sambung dia, acara tersebut juga memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM dalam pemasaran produk mereka.
“Pasar Raya TPID menjadi platform yang memungkinkan mereka untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penjualan produk,” terangnya.
Terlepas dari menyediakan bahan pokok, papar dia, acara tersebut juga menampilkan talkshow mengenai kewirausahaan untuk anak-anak muda.
Talkshow tersebut, tegas dia, bertujuan untuk memberikan pemahaman dan inspirasi kepada generasi muda agar lebih berani berwirausaha dan menciptakan peluang usaha yang inovatif.
Dengan demikian, tambah dia, Pasar Raya TPID ke-4 akan diadakan sampai hari Minggu, (24/03/ 2024), tidak hanya menjadi ajang bertemunya berbagai pihak terkait industri halal, namun juga menjadi upaya konkret dalam membantu masyarakat selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1445 H.
Dia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi semua pihak terlibat.(red/disbunnak kalsel)















