MUARA TEWEH – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah mulai memasuki tahapan perlombaan. Pembukaan rangkaian lomba ditandai dengan digelarnya cabang Tartil Qur’an dan Tilawah untuk kategori anak-anak putra dan putri, Senin (17/11), di Aula Kantor Kecamatan Teweh Tengah, Muara Teweh.
Sebanyak 20 peserta ambil bagian dalam cabang ini. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah, di antaranya Barito Utara, Murung Raya, Gunung Mas, Sukamara, Kotawaringin Barat, Barito Selatan, Barito Timur, Palangka Raya, Kotawaringin Timur, Lamandau, Katingan, Pulang Pisau, hingga Kapuas.
Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca Al-Qur’an dengan penerapan tajwid yang tepat serta kualitas vokal yang merdu. Nuansa Islami yang ditampilkan pada dekorasi panggung turut memperkuat suasana khusyuk selama perlombaan berlangsung.
Panitera MTQH XXXIII Kalteng, Muhammad Naufal Fahreza, menjelaskan bahwa cabang lomba pada hari pertama memang difokuskan untuk kategori anak-anak. Pada sesi pagi, peserta putra tampil dalam lomba Tartil dan Tilawah, sementara peserta putri melanjutkan perlombaan pada sesi siang hari.
Melalui ajang ini, panitia berharap MTQH tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga sarana pembinaan sejak dini dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an serta melahirkan qari dan qariah berprestasi di masa mendatang. (red)














