PALANGKARAYA –
Kondisi jalan yang diselimuti kabut tebal dan embun pada waktu subuh membuat jarak pandang pengendara terganggu. Akibatnya, sebuah sepeda motor tercebur ke sungai pengeringan di ujung Jalan G. Obos, simpang Jalan Mahir Mahar, kawasan Lingkar Luar, Kota Palangka Raya.
Peristiwa itu bermula ketika seorang pengendara motor berangkat dari kediamannya menuju Kabupaten Katingan untuk bekerja.
Namun, akibat kabut tebal membuat pengendara tidak melihat jalur dengan jelas hingga akhirnya motor yang dikendarainya terperosok ke sungai pengaringan.
Beruntung, pengendara hanya mengalami luka ringan di bagian hidung. Setelah memastikan kondisinya sehat, ia tetap melanjutkan perjalanan menuju tempat kerja. Namun, motor beserta sebuah jam tangan dan ponsel Android miliknya ikut tercebur ke dalam air.
Seorang rekan korban kemudian menghubungi Tim Rescue Damkar untuk meminta bantuan evakuasi. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan penyelaman dan berhasil mengangkat motor ke permukaan jalan secara manual.
Atas permintaan pelapor, petugas juga kembali menyelam untuk mencari ponsel yang ikut tenggelam. Setelah sekitar 30 menit pencarian di dasar sungai yang berlumpur, ponsel berhasil ditemukan dalam kondisi masih menyala, sekitar empat meter dari titik motor ditemukan. Sementara itu, jam tangan korban tidak berhasil ditemukan.
“Kami melakukan penyelaman untuk mengevakuasi motor, dan setelah itu mencari ponsel milik korban. Syukurlah ponsel berhasil ditemukan meski jam tangan tidak ada. Semua barang yang berhasil dievakuasi sudah kami serahkan kembali kepada pelapor.” kata Sucipto Petugas rescue pemadam kebakaran, Selasa 23 September 2025.
Motor dan ponsel kemudian dibawa pemiliknya untuk diperbaiki di bengkel serta layanan servis ponsel. Usai melakukan evakuasi, Tim Rescue Damkar kembali ke pos untuk melaksanakan pergantian piket regu. Zal














