PELAIHARI,teladankalimantan.com-
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari, Tanah Laut Muhammad Falih Ariyanto mengatakan, minggu ke II Desember 2024, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 sebesar Rp2.238,69 triliun telah terealisasi sebesar Rp2.202,53 triliun atau 98,38 persen.
“Menjelang akhir tahun 2024, kinerja realisasi APBN di wilayah Tanah Laut mengalami pertumbuhan signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar Muhammad Falih Ariyanto, dalam sisran pers, Jim’at (13/12/2024).
Dia menyampaikan, tren penumpukan belanja di akhir tahun anggaran sudah tidak terjadi.
Hal tersebut, jelas dia, terlihat dari tingginya realisasi anggaran pada awal Triwulan IV dan pada bulan Desember hanya menyisakan beberapa belanja pegawai dan belanja rutin untuk membiayai operasional kantor.
“Satuan kerja saat ini lebih patuh terhadap regulasi pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang/jasa sehingga di awal tahun telah mempersiapkan rencana kegiatan dan proyek akan dilaksanakan di tahun ini, sehingga dapat dilaksanaakan dan direalisasikan dananya di awal waktu,” jelasnya.
APBN di Tanah Laut, jelas dia, jika dirinci terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) dialokasikan pada seluruh Satker di wilayah Tanah Laut telah terealisasi sebesar Rp285,65 miliar dari pagu alokasi sebesar Rp286,98 miliar atau sebesar 99,54 persen.
“Serapan BPP dikontribusi oleh realisasi belanja pegawai untuk pembayaran gaji dan tunjangan kinerja ASN serta Belanja Barang yang digunakan untuk membiayai operasional perkantoran dan pelaksanaan tugas dan fungsi strategis masing-masing Satker,” terangnya.
Selain BPP, papar dia, terdapat juga dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Pemda Tanah Laut telah terealisasi sebesar Rp1.916,88 triliun dari alokasi anggaran sebesar Rp1.951,71 triliun atau sebesar 98,22 persen.
Falih menyampaikan, kinerja penyaluran TKD Tahun 2024 mengalami pertumbuhan mencapai 21 Persen dibandingkan kinerja tahun lalu.
“Sinergi dan kolaborasi serta kepatuhan dan kecepatan jajaran Pemda dalam penyampaian dokumen syarat salur ke Kementerian Keuangan di tahun ini menjadi pemicu tingginya penyaluran TKD, ” tambahnya.
Bahkan, ssmbung dia, beberapa jenis TKD telah tuntas 100 persen penyalurannya seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Insentif Fiskal.
Pada Tahun 2024 Kabupaten Tanah Laut memperoleh alokasi DBH dan Insentif Fiskal sebesar Rp1.025,4 triliun dan Rp26,37 miliar dan telah tersalurnya seluruhnya di awal waktu.(red/ril)














