MARABAHAN, teladankalimantan.com-Buka puasa bersama yang berlangsung di Aula DPC PPP Barito Kuala menjelang akhir bulan Ramadan, atau hari ke 24 Ramadan, warga yang hadir semakin antusias. Ribuan warga dari berbagai desa yang ada di sejumlah kecamatan di Kabupaten Batola, tampak menghadiri acara buka bersama yang dimulai sejak pukul 15.30 WITA.
Memasuki hari ke 24, warga yang datang tidak hanya dari warga sekitar melainkan juga dari desa-desa seperti, Tabunganen Muara, Karya Baru, Sei Telan Besar, Tabunganen Tengah, Sei Teras Luar, Tabunganen Pamurus, Sei Teras Dalam.
Selanjutnya, Desa Mekarsari, Anjir Muara, Tamban Muara Baru, Jejangkit, Anjir Pasar Lama, Anjir Seberang Pasar, Andaman, Hilir Masjid, Bilawang, Semangat Dalam, Panca Karya, Sei Lumbah, Pulau Sugara, Semangat Bakti, Berangas, Beringin, Tatah Masjid, Belandean, Barambai, Sungai Rasau, dan Mandastana.


Acara buka puasa bersama ini juga dihadiri oleh Ketua DPC PPP Barito Kuala DR H Bahrul Ilmi SH MH, dan istri Hj Noorhayati, Habib Muhammad Anies Bin Salamin Balghaits Ba’alawy, para guru agama, tokoh masyarakat, kepala desa, dan jajaran DPC PPP Batola.
Sebagaimana biasa sebelum tauziah berlangsung dilaksanakan pembacaan maulid habsy serta puji-pujian kepada Rasullulah.
Sementara itu, dalam kegiatan buka bersama kali ini, pihak panitia menghadirkan pentauziah Guru H Ahmad Aulia Al-Fadho’ili yang juga merupakan pimpinan Majelis Ta’lim Mahabbatul Ubudiyah.
Dalam tauziahnya, Guru H Ahmad Aulia mengangkat tema tentang memuliakan dan menyenangkan hati kedua orangtua.
Sebelumnya, dirinya juga mengajak semuanya bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, sehingga dapat berkumpul di Aula DPC PPP Batola untuk memenuhi undangan Sohibul Bait Bapak DR Bahrul Ilmi SH MH.

Dirinya mengajak semuanya untuk bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin semua umat, pembawa syafaat, dan penyelamat dunia dan akhirat.
Menurut Guru H Ahmad Aulia, barang siapa di bulan Ramadan mampu memberikan orangtuanya senyum, mampu membuat orang tuanya gembira, dengan memberikan pakaian, makanan, dan minuman, maka Allah SWT akan memasukannya ke dalam surga.
Untuk itu, dirinya mengajak terus berbuat baik kepada kedua orangtua.
Guru H H Ahmad Aulia juga berpesan agar jangan berani dengan kedua orangtua, sebab jika kita berani dengan orangtua, maka anak-anak kita juga akan berani kepada kita. “Kalau mau punya anak yang beriman, maka harus berbuat baik kepada orangtua,” ucapnya.
Kemudian lagi, jika berharap ingin anak yang sholeh, jangan pernah menyakiti guru agama, ulama, para habib, sebab Allah SWT menitipkankan ilmu kepada mereka.


Sebagaimana biasa acara buka bersama ini juga dirangkai dengan Salat Magrib, Salat Isya, dan Salat Tarawih berjamaah. (red)

























