BANJARBARU,teladankalimantan.com-
Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq berharap, pelaksanaan Aksi Sekolah dan Kampus Tanpa Sampah (ASTA) 2025 di Kalimantan Selatan (Kalsel) dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk memperluas gerakan peduli sampah sejalan dengan target pemerintah dalam mengurangi 30 persen timbunan sampah dan mengelola 70 persen sampah dengan baik pada 2025.
“Generasi muda adalah agen perubahan yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan lebih bersih dan berkelanjutan. ASTA menjadi wadah inspiratif untuk menanamkan budaya hidup minim sampah sejak dini,” ujar Hanif, di Banjarbaru, Sabtu (15/03/2025).
Dia apresiasi kepada seluruh pelajar, mahasiswa, guru dan dosen telah berperan aktif dalam gerakan peduli sampah.
Sementara, Penjabat Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin juga memberikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan ASTA.
“Diharapkan melalui kegiatan ini, kita semua terutama generasi muda, didorong untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah, menerapkan gaya hidup ramah lingkungan serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” kata Syarifuddin.
Syarifuddin berharap, kegiatan ASTA digelar di Kalsel dapat menjadi sebuah momentum penting untuk merefleksikan bagaimana mengelola sampah dan menjaga lingkungan di tengah kondisi darurat sampah di Kalsel.
“Permasalahan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua, terutama generasi muda sebagai penggerak perubahan menuju pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, Kementerian Lingkungan Hidup atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Menyelengarakan Aksi Sekolah dan Kampus Tanpa Sampah (ASTA) di Kalsel
Berhadir langsung dalam kegiatan tersebut, Wamen Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, Pj Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin serta bupati/walikota se-Kalsel.(red/mc kalsel)














