MARABAHAN, teladankalimantan.com-Ramah terhadap sesama tanpa memandang status sosial sudah menjadi bagian dari sosok Sudirman, Bakal Calon Legislatif Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Barito Kuala dari daerah pemilihan satu yang meliputi, Kecamatan Kuripan, Tabukan, Barambai, Marabahan, dan Bakumpai.
Saat diwawancarai teladankalimantan.com, Rabu (14/6), Sudirman mengaku terjun ke dunia politik, bukan tanpa sebab, melainkan ada sejumlah hal yang ingin diperjuangkannya ketika nantinya mendapat amanah menjadi anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala.

Selain itu, dirinya melihat PPP Barito Kuala di bawah kepemimpinan DR H Bahrul Ilmi yang maju, dan sangat dikenal oleh masyarakat terutama dalam dua tahun belakangan ini.
Kedua alasan itulah yang membuat Sudirman memilih PPP untuk menjadi representasi masyarakat di daerah pemilihannya guna memperjuangkan berbagai aspirasi yang selama ini masih belum sepenuhnya terlaksana.
Sudirman yang kini masih menjabat sebagai Kepala Desa Murung Raya, Kecamatan Bakumpai menilai ada sejumlah persoalan baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pertanian yang mesti harus diperjuangkan kala dirinya mendapat amanah kelak.
Di Bidang infrastruktur, misalnya, dirinya melihat pemerintah daerah belum maksimal memperhatikan pembangunan daerah daerah pelosok.
“Padahal peran pemerintah daerah dalam pembangunan desa sebagian besar ditentukan oleh UU Pemerintah Daerah (UU 23/2014),” kata Sudirman yang sudah menjabat sebagai kepala desa tiga priode ini.
Kemudian masalah kesehatan, Sudirman juga akan memperjuangkan masyarakat ekonomi ke bawah yang belum tercover BPJS, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.


Selanjutnya, untuk masalah pertanian, ada persoalan urgent yang harus dipecahkan bersama yakni kurang sinergisnya para kelompok tani (Poktan) dengan penyuluh pertanian yang ada di lapangan.
Artinya, para penyuluh kurang maksimal dalam membimbing para petani di lapangan. Hal inilah nantinya yang akan diperjuangkan apalagi melihat daerahnya, warga rata-rata berprofesi sebagai petani.
“Di bidang pendidikan, kita menilai kurang maksimalnya pemberian honor terhadap guru-guru di tingkat Pendidikan anak usia dini (PAUD). Ini juga yang harus kita perjuangkan bersama,” tambah pria kelahiran Palingkau, 7 Maret 1971 ini.
Sudirman berharap, apa yang nantinya diperjuangkan ini akan membuahkan hasil, sehingga masyarakat di Kabupaten Barito Kuala semakin maju dan bermartabat. (red)














