Palangka Raya, teladankalimantan.com –
Ratusan mahasiswa dari Aliansi Gerakan September Hitam dan Cipayung Plus Palangka Raya melaksanakan salat Ashar berjamaah di tengah aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalimantan Tengah, Senin (1/9/2025).
Azan berkumandang ketika demonstrasi masih berlangsung. Para mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi, mulai dari OKP, BEM fakultas, BEM universitas hingga GMNI, membentangkan almamater sebagai alas sajadah dan menunaikan salat di bawah terik matahari.
Koordinator lapangan aksi, Ade Anwar dari BEM Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya, mengajak seluruh peserta aksi menundukkan kepala seraya mendengarkan lagu perjuangan Gugur Bunga. Dengan khidmat, para demonstran melaksanakan ibadah di dekat kawat berduri yang dipasang sebagai pembatas pengamanan di sekitar pagar kantor DPRD.
Sejumlah peserta aksi menegaskan bahwa kewajiban ibadah tetap menjadi prioritas meski sedang menyuarakan aspirasi di jalanan.
“Perjuangan kami tidak hanya soal menyampaikan pendapat, tetapi juga menjaga nilai spiritual,” ungkapnya.
Pelaksanaan salat Ashar berjamaah di lokasi aksi ini menjadi simbol bahwa perjuangan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari aspek moral dan religius. Seusai salat, massa kembali melanjutkan rangkaian aksi dengan tertib dan damai. Zal














