Teladan KalimantanTeladan KalimantanTeladan Kalimantan
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Selatan
    • Pemprov Kalsel
    • Barito Kuala
    • Balangan
    • Banjar
    • Banjarbaru
    • Banjarmasin
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Kotabaru
    • Tabalong
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Tapin
  • Kalimantan Tengah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangka Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Legislatif
  • Teladan TV
  • Lainnya
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Nasional
    • Serba Serbi
    • Sosok
Reading: Kisah Adipati Arya Wiraraja Kirim Orang Madura ke Hutan Belantara Majapahit
Teladan KalimantanTeladan Kalimantan
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan
  • Legislatif
  • Teladan TV
  • Lainnya
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Selatan
    • Pemprov Kalsel
    • Barito Kuala
    • Balangan
    • Banjar
    • Banjarbaru
    • Banjarmasin
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Kotabaru
    • Tabalong
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Tapin
  • Kalimantan Tengah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangka Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Legislatif
  • Teladan TV
  • Lainnya
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Nasional
    • Serba Serbi
    • Sosok
Ikuti kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
© 2023-2026 Teladan Kalimantan. All Right Reserved
Home » Sosok

Kisah Adipati Arya Wiraraja Kirim Orang Madura ke Hutan Belantara Majapahit

Selasa 2 Januari 2024
Share
Ilustrasi

JAKARTA, teladankalimantan.com – Raden Wijaya membuka lahan baru yang menjadi cikal bakal wilayah Kerajaan Majapahit. Wilayah itu berada di hutan daerah Tarik. Daerah itu merupakan pemberian Raja Jayakatwang, penguasa Kediri seusai Kerajaan Singasari tamat riwayatnya setelah diserang oleh Kediri.

Jayakatwang saat itu memang menerima saran dari penasehatnya untuk membuka hutan di Tarik. Pembangunan permukiman di utara Kerajaan Kediri ini diusulkan oleh Raden Wijaya sebagai tempat peristirahatan, ketika sedang berburu.

Jayakatwang pun juga sempat memberikan permintaan khusus kepada Arya Wiraraja, agar turut serta membangun dess di wilayah Tarik itu. Proses membantu membangun desa itu diminta Jayakatwang sebagai bentuk kesetiaan Adipati Madura kepada penguasa baru.

Dikutip dari “Arya Wiraraja dan Lamajang Tigang Juru” dari tulisan Mansur Hidayat, setelah pembukaan hutan Tarik disetujui oleh Jayakatwang, kemudian Arya Wiraraja mengirimkan banyak orang-orang Madura, untuk membuka hutan dan akan dijadikan desa persinggahan.

Orang-orang Madura konon terbiasa bekerja di dalam lingkungan dan tanah yang tandus, bekerja dengan senang hati, karena suburnya daerah yang baru dibuka ini. Pada kisah pembangunannya, diceritakan orang-orang Madura kehabisan bekal dan memakan buah maja yang banyak tumbuh di hutan Terik tersebut sehingga nama daerah baru itu dinamakan Majapahit.

Setelah selesai pembangunan Desa Majapahit tersebut, banyak orang-orang Madura menempati tanah baru ini dengan senang hati karena kesuburan tanahnya. Nararya Sangramawijaya atau Raden Wijaya kemudian diizinkan ke Majapahit beberapa bulan setelah pembukaan untuk mempersiapkan segala perlengkapan raja Jayakatwang jika berburu kelak.

Pada bulan Mertasa tahun 1214 Saka atau 1292 Masehi Nararya Sangramawijaya minta izin kepada Raja Jayakatwang untuk menengok perkampungan yang baru didirikan di hutan Tarik. Sesampai di Tarik yang akhirnya dinamakan Majapahit, Nararya Sangramawijaya melihat perkampungan ini sudah berdiri teratur dengan rumah-rumah berjajar yang diisi oleh orang-orang Madura, suruhan Arya Wiraraja untuk menetap di Majapahit.

Daerah yang sudah dibuka berupa sawah telah ditanami dan tanamannya tampak menghijau. Setelah kedatangannya di perkampungan yang baru ini, Raden Wijaya tidak pernah menghadap lagi ke Kediri dan membuat segala persiapan untuk memberontak pada Jayakatwang.

Garis keturunan Ken Arok dan Ken Dedes telah membuatnya mampu menarik simpati dari masyarakat Singasari sehingga mulai banyak yang berbondong-bondong pindah ke daerah yang baru ini. Sementara itu banyak prajurit Madura yang menyamar rakyat mempersiapkan pertanian dan melatih masyarakat yang baru datang dalam olah keprajuritan. (red/ist)

https://teladankalimantan.com/wp-content/uploads/2026/02/Blue-and-White-Modern-Aesthetic-Ramadan-Mubarak-teladankalimantan_50_50_50-1.mp4
Berita sebelumnya Pandangan Iklim 2024, BMKG: Insya Allah Tahun 2024 Kondisi Iklim Indonesia Netral
Berita selanjutnya Donasi Yayasan BRC Kini Gunakan Kemasan Air Mineral Produk TMJ
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Gubernur H Muhidin Ajak Seluruh Unsur Pemerintah dan Masyarakat Memperkuat Sinergi Membangun Daerah
Banjarmasin Kalimantan Selatan Pemprov Kalsel Peristiwa
Gubernur H Muhidin Sebut Inflasi di Kalsel Dipengaruhi Listrik dan Emas
Ekonomi dan Bisnis Kalimantan Selatan Pemprov Kalsel Peristiwa
Pemprov Kalsel Lantik 116 Pejabat Fungsional dan Serahkan SK CPNS STTD 2025
Banjarbaru Kalimantan Selatan Pemprov Kalsel Peristiwa
Pelajar Kapuas Ditantang Buat Film Budaya
Kapuas

Berita Menarik Lainnya

Sosok

Kisah Jenderal Benny Moerdani saat Mondok di Cepu

Rabu 6 Maret 2024
Sosok

Kisah Bidan di Iran Selamatkan Ibu Melahirkan saat Terjebak Salju

Minggu 17 Maret 2024
Sosok

Kala Kuda Gagak Rimang Arya Penangsang Mengejar Panembahan Senopati saat Remaja

Kamis 25 Januari 2024
Kalimantan TimurSosok

Ramadan sebagai Sarana Bertaubat

Rabu 22 Maret 2023
Teladan KalimantanTeladan Kalimantan
Ikuti kami
© 2023-2026 Teladan Kalimantan. All Right Reserved
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang

Masuknya pelan-pelan saja ya....

Username or Email Address
Password

Kada Ingat Password