MARABAHAN, teladankalimantan.com-
Dari hasil konsultasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala (Batola) ke Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah, DPRD dan Hubungan antar Lembaga (FKDH), Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kemendagri, pelantikan anggota DPRD Kabupaten Batola masa bakti 2024-2029 dilaksanakan tanggal 09 Agustus 2024.
“Sesuai hasil konsultasi dengan Direktorat FKDH Kemendagri, pelantikan anggota DPRD Batola masa bakti 2024-2029 tetap dilaksanakan 09 Agustus 2024,” ujar Ketua DPRD Batola, Saleh, Jumat (02/08/2024).
Penetapan tanggal tersebut, sebut dia, sesuai dengan kebiasaan dan tanggal 09 Agustus 2024 merupakan akhir masa jabatan anggota DPRD Batola masa bakti 2019-2024.
Berkaitan dengan hal tersebut, jelas dia, maka secara otomatis akan ditunjuk ketua dan seorang wakil ketua sementara.
“Mereka dipilih dari partai politik meraih kursi terbanyak,” ungkapnya.
Penunjukan pimpinan sementara tersebut, terang dia, sesuai Undang-Undang Nomor: 23/2014 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor: 9/2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor: 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 165 ayat 2.
Peran ketua dan wakil ketua sementara, sambung dia, diperlukan untuk melakukan serah terima.
“Adapun tugas pimpinan sementara adalah memimpin rapat, membentuk fraksi dan mengantar kepada pimpinan definitif,” tegas Saleh.
Berdasarkan hasil Pemilu 2024, papar dia, Partai Golkar menjadi pemenang di Batola dengan perolehan 12 kursi.
Selanjutnya, disusul Partai Persatuan Pembangunan (PPP) enam kursi dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) empat kursi.
Dengan demikian, tambah dia, Partai Golkar berhak menempatkan kader pilihan sebagai ketua dan PPP bersama Nasdem mendapat jatah wakil ketua.
“Kami sudah menyurati partai-partai politik dimaksud untuk menunjuk calon ketua dan wakil ketua sementara. Selanjutnya kami diberi waktu 60 hari untuk menetapkan ketua definitif,” tegas Saleh.
Berdasarkan informasi dihimpun, Partai Golkar menggodok sedikitnya empat nama untuk ditunjuk sebagai kedua definitif.
Mereka adalah Syarif Faisal, Nanang Kaderi, Rini Dewi Kencana, dan Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono.
Dari keempat nama ini, Syarif memperoleh suara terbanyak dari semua anggota DPRD Batola periode 2024-2029, disusul Ayu Dyan dan Nanang Kaderi.
Sedangkan PPP juga belum menentukan pilihan antara Harmuni, Hasimudin dan Budiman sebagai wakil ketua definitif, untuk Partai NasDem hampir dipastikan mendapuk Bahriannor.(red/bas)
Berikut nama-nama calon anggota DPRD Batola hasil Pemilu 2024:
Dapil 1
– Syarif Faisal (Golkar) 5.203 suara
– Nanang Kaderi (Golkar) 4.365 suara
– Saleh (Golkar) 3.801 suara
– Bachtiar Effendi (Golkar) 2.837 suara
– Basrin (PDIP) 2.354 suara
– Muhammad Budiman (PPP) 1.784 suara
– Halimah (PKS) 1.883 suara
Dapil 2
– Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono (Golkar) 4.370 suara
– Slamet Riyadi (Golkar) 3.144 suara
– Syahrudin HS (Golkar) 2.818 suara
– Reidan Winata (PAN) 2.220 suara
– Ibrahim (Gerindra) 1.965 suara
– Yulia Dwi Astuti (Nasdem) 1.527 suara
– Gunawan (PPP) 1.427 suara
Dapil 3
– Rini Dwi Kencana (Golkar) 2.454 suara
– Bahriannoor (Nasdem) 2.217 suara
– Mohamad Agung Purnomo (PKS) 2.183 suara
– Sayyid Muhammad Anies (PPP) 1.844 suara
– Hendri Dyah Estiningrum (PAN) 1.468 suara
– Arfah (Gerindra) 1.406 suara
– Akhmad Bani (PDIP) 1.275 suara
Dapil 4
– Sarifudin (Golkar) 3.040 suara
– Basuni Bahdi (Golkar) 2.712 suara
– Harmuni (PPP) 2.327 suara
– H Maslan (Nasdem) 2.269 suara
– Syaiful As’ari (PKS) 2.065 suara
– Junaidin (PAN) 2.002 suara
– Murjani (PKB) 1.922 suara
– Yamani (PPP) 1.727 suara
Dapil 5
– Suparman (Golkar) 3.695 suara
– Sri Wahyuningsih (Golkar) 2.748 suara
– Hasimudin (PPP) 1.674 suara
– Amalia Shaleha Putri (PDIP) 1.497 suara
– Suripto (Nasdem) 1.339 suara
– Jauhar Arif (Gerindra) 1.023 suara

























