AMUNTAI,teladankalimantan.com-Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) kembali menyiapkan operasi pasar untuk pengendalian inflasi dan menjaga kestabilan harga dipasaran.
Pasalnya, sejumlah kebutuhan bahan pokok (sembako) mulai merangkak naik menjelang bulan suci umat Islam.
Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskuperidag) HSU, melalui Kabid Perdagangan, M Isnaini menuturkan, untuk pengendalian inflasi dan mengantisipasi kenaikan harga sembako dipasaran, pihaknya telah menyiapkan operasi pasar yang rencananya digelar di beberapa titik di sepuluh kecamatan di Kabupaten HSU.
“Biasanya menjelang suci Ramadhan, di bulan sya’ban ini harga-harga dipasaran mulai naik, begitu sejumlah bahan pokok seperti beras, cabe rawit, ayam, daging dan sebagainya, ada kemungkinan setiap tahun itu mendekati bulan Ramadhan itu meningkat harganya,” bebernya, Rabu (21/2/2024).
Menurut Isnaini, kenaikan harga kebutuhan pokok diakibatkan oleh tingginya permintaan.
Maka dari itu, sebut dia, stok yang dibutuhkan harus mengimbangi peningkatan permintaan di masyarakat.
Selain itu, tambahnya, faktor jumlah hasil produksi dikalangan petani seperti cabe rawit mulai menurun, sehingga hasil produksi berbanding terbalik dengan jumlah permintaan terlebih menjelang bulan Ramadhan.
Kendati ada kenaikan sejumlah komoditi bahan pokok seperti cabe rawit, dia menghimbau, kepada masyarakat agar mencari alternatif lain, seperti memilih cabe rawit jenis lainnya, sehingga tingkat ekonomi keluarga tetap seimbang.
Dia menyebutkan, disamping bekerja sama dengan Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian setempat, Diskuperidag HSU bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam waktu dekat,terang dia, juga rencananya menggelar operasi pasar murah pada tanggal 24,25 dan 26 Februari 2024 di kawasan Jl Basuki Rahmat, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah.(red/diskominfo hsu)














