KUALA KAPUAS — Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menggelontorkan bantuan anggaran sebesar Rp250 miliar untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kapuas. Program tersebut ditargetkan mulai terealisasi pada tahun 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Dr. Usis I Sangkai, menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Bupati Kapuas H. M. Wiyatno dalam pertemuan dengan Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf di Jakarta, Kamis (8/1).
Menurut Usis, Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama, di mana seluruh kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan hidup sehari-hari akan difasilitasi oleh pemerintah. Selain itu, orang tua siswa juga akan mendapat program pemberdayaan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas tengah menyiapkan berbagai aspek pendukung, seperti administrasi pembangunan gedung, penyusunan UKL-UPL, analisis dampak lalu lintas (Andalalin), hingga rekrutmen tenaga pendidik, wali asuh, serta calon peserta didik dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
Calon siswa akan diprioritaskan dari keluarga desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Diharapkan, kehadiran Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan sekaligus berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kapuas. (nas/hr)














