PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus Karang Taruna se-Kabupaten Murung Raya bertempat di aula DPMD, Rabu (26/11/2025). Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin.
Kepala DPMD Mura, Lynda Kristiane, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan pengurus Karang Taruna dalam memimpin dan mengelola organisasi, membantu peningkatan keterampilan di bidang kesejahteraan sosial, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Bupati Murung Raya, Heriyus melalui Wabup Rahmanto menegaskan bahwa Karang Taruna merupakan wadah pengembangan diri generasi muda sebagaimana amanat Permensos Nomor 25 Tahun 2019. Organisasi ini diharapkan menjadi ruang bagi pemuda untuk tumbuh, berkembang, dan berperan aktif dalam peningkatan kesejahteraan sosial.
Rahmanto menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah. Karena itu, ia berharap pengurus Karang Taruna mampu menjadi teladan dan menjalin sinergi dengan berbagai organisasi kepemudaan lainnya.
Ia juga mendorong pemuda agar terus meningkatkan kualitas diri dengan menjadi pribadi yang kritis, kreatif, inovatif, serta menjunjung kebersamaan dalam keberagaman. Rahmanto menekankan pentingnya menjaga persatuan dan harmoni sebagai generasi penerus bangsa.
Selain itu, ia menilai Karang Taruna memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk membantu pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM. Menurutnya, kreativitas pemuda dapat menjadi pendorong kemajuan Murung Raya.
Pada era digital saat ini, Rahmanto mengingatkan agar generasi muda lebih selektif dalam menyaring informasi dari media sosial. Ia berharap Karang Taruna dapat menjadi pelopor penyebaran konten positif dan bermanfaat.
Di akhir sambutan, Rahmanto berharap Karang Taruna Murung Raya dapat berperan aktif mendukung program-program Pemerintah Daerah, khususnya program unggulan HEBAT, untuk mewujudkan Murung Raya Emas 2030. (red)














