PELAIHARI,Teladankalimantan.com- Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan memimpin Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Kabupaten Tanah Laut Menjadi Sentra Jagung Kalimantan Selatan Menuju Indonesia Emas 2045 bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Petugas Penyuluh Swadaya (PPS) Pertanian Tanah Laut serta Bhabinkamtibmas Polres Tanah Laut, di Gedung Balairung Pelaihari, Jumat (20/02/2026).
Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen, termasuk kepolisian.
“Melalui pendampingan intensif diharapkan para petani dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen jagung,” ujar Rosyanto Yudha Hermawan, dalam diaran pers.
Menurut dia, Bhabinkamtibmas memiliki peran penting tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak dan fasilitator dalam mendukung program pembangunan pertanian di wilayah binaannya.
Kapolda menegaskan, akselerasi Tanah Laut sebagai sentra jagung di Kalsel harus didukung dengan perencanaan yang matang, koordinasi lintas sektor yang solid serta pengawasan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dinas pertanian, kepolisian serta para penyuluh, jelas dia, program tersebut diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah Kalsel.
Sementara, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut HjEndang Isnawangsih menyatakan dukungannya terhadap program akselerasi sentra jagung sebagai langkah strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah berbasis sektor pertanian.
Dia berharap, hasil FGD dapat menjadi rekomendasi kebijakan yang konkret dan implementatif bagi pemerintah daerah dalam pengembangan komoditas jagung secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut M Faried Widyatmoko juga menegaskan, kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan kepolisian dan para penyuluh dalam memberikan pendampingan teknis kepada petani.
Program peningkatan luas tanam, penguatan kelembagaan petani serta pemanfaatan teknologi pertanian modern, tegas dia, menjadi fokus utama dalam mendukung Tanah Laut sebagai sentra jagung unggulan di Kalsel.
Melalui FGD tersebut, dia berharap, terbangun komitmen bersama yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong percepatan pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Tanah Laut.
“Sinergi terjalin ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui sektor pertanian yang maju, mandiri dan berkelanjutan,” demikian tegasnya.
Kegiatan strategis tersebut juga dihadiri pejabat utama Polda Kalsel, Kapolres Tanah Laut beserta pejabat utama dan Kapolsek se-Tanah Laut.
FGD tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan Kabupaten Tanah Laut menjadi sentra produksi jagung di Kalsel dan merupakan bagian dari upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional serta menyongsong visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sektor pertanian yang berkelanjutan dan berbasis potensi daerah.(red/rilis)





















