MARABAHAN, teladankalimantan.com-
Kampanye dialogis Calon Bupati Barito Kuala (Batola) momor urut 1, H Bahrul Ilmi di Desa Tabunganen Pemurus, Kecamatan Tabunganen paparkan visi dan misi berupa perbaikan jalan, tanah desa, ketersediaan pupuk bersubsidi dan keanggotaan BPJS Kesehatan, Selasa (08/10/2024).
Calon Bupati Batola, H Bahrul Ilmi mengucapkan terimakasih kepada warga yang hadir pada kampanye dialogis tersebut.
“Ulun (saya) ucapkan terimakasih banyak atas kehadirannya sapian berataan. Alhamdilillah ulun (saya) bagian dari warga Tabunganen karena pada.tahun 2000 menikah dan sempat tinggal di sini sekitar enam tahun lalu,” ujar H Bahrul Ilmi dihadapan warga.
Dia menceritakan, awal kehidupan berumah tangga hingga sekarang masih memiliki rumah di Desa Tabunganen.
“Saatnya perjuangan-perjuangan kita bermanfaat bagi Tabunganen,” ucapnya disambut tepuk tangan warga.
Dia mengutarakan, tidak mungkin melupakan kampung halaman karena sejarah mencatat bahwa tempat kesuksesannya berasal dari Tabunganen.
“Kebanggaan kita karena sudah membawa nama kampung halaman, membawa harga diri kampung halaman, ungkapnya.
Jadi apapun bentuknya, sebut dia, seluruh warga Kecamatan Tabunganen bisa memenangkan pasangan nomor urut 1 BAIMAN (H Bahrul Ilmi dan Herman Susilo).
“Kita harga mati tidak ada lagi bemundur-munduran untuk menembus dinding sekali saja karena kesempatan emas dan jangan kita sia-siakan,” tegas DPC PPP Batola ini disambut tepuk tangan warga.
Lebih lanjut dia mengemukakan, apabila terpilih sebagai Bupati Batola, maka membawa harum nama kampung halaman.
“Penentu semua itu ada di tangan kita semua dan penentu kemenangan itu ada di tangan kita. Menang ulun menang pian,” tandas CEO PT Teladan Makmur Jaya.
Dalam kesempatan penuh kekeluargaan dan keakraban itu, H Bahrul Ilmi mengutarakan, masalah jalan di Kabupaten Batola merupakan hal penting dan perlu perhatian.
“Seperti di Kecamatan Kuripan masalah jalan tidak jauh berbeda dengan Desa Sungai Telan dan Desa Lupak paling ujung kondisi jalan rusak juga,” paparnya.
Makanya kedepan, sambung dia, masalah jalan untuk mencetak batu beton dikerjakan melalui perusahaan daerah, agar kualitas jalan bagus dan awet.
Program selanjutnya, sambung dia, adalah tanah desa atau tanah tidak terjangkau atau tanah yang tidak mampu masyarakat mengerjakannya.
“Nanti akan dikerjakan pemerintah daerah luasnya sekitar 500 borongan atau 12 hektar untuk satu desa. Tanah ini dikerjakan mulai dari pembersihan, pemupukan hingga panen dikerjakan pemerintah daerah dan hasilnya nanti diserahkan untuk warga desa sebagai ketahanan pangan desa,” tandasnya.
Dari dasar tersebut, tambah dia, Kabupaten Batola minta bantuan ke Kementerian Pertanian minta pupuk, minta peralatan pertanian dan dasar minta bantuan lainnya.
Kemudian, sebut dia, program berikutnya di bidang kesehatan dan pendidikan keagamaan.
“Untuk program kesehatan kita masukan seluruh warga Batola sebagai peserta BPJS Kesehatan agar ketika ingin berobat bisa terbantu dengan BPJS Kesehatan. Untuk pembayaran premi ditanggung pemerintah kabupaten,” harapnya.
Sementara dalam sesi tanya jawab, Mahyuni, salah satu warga Tabunganen menyampaikan permasalahan masih dibatasi pupuk bersubsidi mereka dapatkan melalui Gapoktan.
Selain masalah tersebut, dia juga mengusulkan Lomba Perahu Tradisional di Tabunganen digelar tiga kali dalam setahun.
Diakhir pertemuan tersebut, H Murjani, Ketua DPC PKB Batola mengucapkan tetimakasih kepada warga yang hadir diacara kampanye dialogis tersebut.
“Visi dan misi beliau akan direalisasikan banti apabila terpilih sebagai Bupati Batola 2024-2029,” demikian tutupnya.(red)














