Puruk Cahu, teladankalimantan.com-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya, H. Marzuki Rahman, menghadiri seminar bertajuk Sistem Istinbath Hukum Islam & Bahtsul Masail Metode Penetapan Awal Bulan Hijriyah yang digelar di Aula Asrama Haji Banjarmasin. Dalam acara tersebut, H. Marzuki didampingi oleh Kasubbag TU, Bahran, serta Kasi Bimas Islam Kankemenag Mura, H. Ilhamsyah, yang turut hadir sebagai perwakilan dari PCNU.
Seminar ini diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin dan Kementerian Agama. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua PBNU, Rektor UIN Antasari, serta Kakanwil Kemenag dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, bersama para pengurus NU dari keempat provinsi tersebut.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Kalimantan Tengah, H. Noor Fahmi, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan seminar ini. Beliau menekankan pentingnya kerja sama antara ulama, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam menghasilkan solusi atas isu-isu keagamaan kontemporer, termasuk penetapan awal bulan Hijriyah yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kami berharap hasil dari seminar ini dapat memberikan panduan yang jelas bagi umat Islam, terutama dalam menjalankan syariat di tengah era digital saat ini,” ujar H. Noor Fahmi. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara ulama dan pemerintah adalah upaya yang harus terus diperkuat demi kemaslahatan umat.
Seminar ini dihadiri oleh 43 peserta dari Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk 12 perwakilan dari Kemenag Kabupaten/Kota se-Kalteng, 25 pengurus PCNU se-Kalteng, serta perwakilan dari pondok pesantren. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat untuk terus mengembangkan dan memperkaya khazanah keilmuan Islam. (hlm)














