MARABAHAN,Teladankalimantan.com- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Kuala (Kadispursip Batola) Munadi menegaskan, arsip berperan sangat penting sebagai bukti pertanggungjawaban maupun sebagai sumber sejarah.
“Hingga akhir tahun 2025, Dispursip Batola telah memfasilitasi pemusnahan arsip inaktif pada lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),” ujar Munadi, selepas memimpin Apel diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai SKPD di lingkungan Pemkab Batola, di halaman Kantor Bupati setempat, Senin (15/12/2025).
Dia berharap, pada tahun 2026 jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang melakukan pemusnahan arsip inaktif dapat terus meningkat.
Selain itu, Munadi juga menargetkan pengelolaan arsip inaktif berusia lebih dari 10 tahun dapat mencapai separuh dari jumlah SKPD pada akhir 2025 dan pada tahun 2026 diharapkan 47 SKPD di Kabupaten Batola telah menyelesaikan proses pemilahan arsip inaktif.
Dia juga berharap, dukungan pimpinan SKPD dalam mengarahkan jabatan fungsional (JF) arsiparis di masing-masing perangkat daerah agar dapat memprioritaskan tugas pokok pengelolaan arsip secara rutin setiap bulan.
“Apabila arsiparis dibantukan pada tugas lain sebagai tambahan, itu tidak masalah. Namun tugas utama tetap harus diprioritaskan, sehingga di akhir tahun tidak terjadi penumpukan pekerjaan. Dengan demikian, saat memasuki awal tahun 2026, khususnya pada pelaksanaan audit BPK dan penyusunan laporan, seluruh data arsip dapat dengan mudah ditemukan,” terangnya.(red/Aa/diskominfo batola)














