BANJARBARU,teladankalimantan.com-
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Barito Kuala (Kadiskominfo Batola), Hery Sasmita menyebutkan, ada lima poin penting pemerintahan digital.
“Pertama, digitalisasi dari prosudural menuju orientasi berdampak, kedua, transformasi digital pemerintah bukan hanya tentang teknologi melainkan transformasi menyeluruh untuk menghasilkan pelayanan optimal,” ujarnya, selepas mengikuti Workshop Literasi, Sosialisasi Persiapan Pemantauan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Penyelenggaraan Indeks Pemerintahan Digital (IPD) Tahun 2026 digelar Diskominfo Kalsel, Kamis (17/07/2025).
Ketiga, papar dia, fokus ke kebutuhan masyarakat bukan hanya instansi dan keempat, strategi perwujudan pelayanan publik fokus pada target presiden dan kebutuhan masyarakat serta kelima, perubahan paradigma dari pemerintah mengatur masyarakat menjadi pemerintah bekerja bersama masyarakat
“Batola turut menjadi salah satu lokus penilaian mandiri pemerintahan digital tahun 2025,” ungkapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel, Muhammad Syarifuddin mengajak seluruh, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel untuk bersinergi dan berkomitmen dalam mempercepat penerapan SPBE mulai dari perencanaan, penganggaran hingga evaluasi program yang harus dilakukan secara digital, terintegrasi dan transparan.
“Implementasi SPBE bukan hanya soal digitalisasi proses pemerintahan, tetapi juga transformasi mindset aparatur dari budaya birokrasi konvensional menjadi budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berbasis data,” ujarnya, saat membuka acara.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis Pemprov Kalsel dalam memastikan kesiapan dan peningkatan kualitas implementasi SPBE serta transformasi digital pemerintahan di lingkungan pemerintahan daerah lingkup Provprov Kalsel.
Dia juga mengatakan, saat ini Indeks SPBE Provinsi Kalsel termasuk kategori sangat baik.
“Hal ini tidak lepas dari berbagai inisiatif yang telah dijalankan, salah satunya penyediaan layanan internet gratis di sejumlah fasilitas pelayanan publik,” terangnya.
Diskominfo Kalsel juga berencana menyediakan fasilitas layana internet gratis tersebut pada sejumlah objek wisata di Kalsel agar para wisatawan dapat menikmati internet gratis pula.(red/diskominfo batola)














