MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala (Kadisdik Batola), Aris Saputera mengatakan, pada tahun 2025 sekitar 800 anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Batola mendapatkan beasiswa dari Dinas Pendidikan Kabupaten Batola.
“Kalau berdasarkan data sekitar 3.000 lebih ATS di Batola. Namun setelah diverfikasi data dengan memanggil semua desa, maka diperoleh data diangka sekitar 15.00-an ATS di Kabupaten Batola,” ujar Aris Saputera, ditemui diruangkerjanya, Rabu (12/03/2025).
Menurut dia, untuk kategori anak tidak sekolah itu diantaranya, putus sekolah, lulus tidak melanjutkan disebabkan karena kawin, faktor ekonomi dan lainnya.
“Dari kemampuan Dinas Pendidikan Batola 800 ATS tersebut dibantu berupa, seragam sekolah selengkapnya karena berdasarkan hasil kunjungan ke sekolah- sekolah, salah satu anak putus sekolah tidak bisa beli baju seragam sekolah, sepatu,” ungkap kadisdik.
Biasanya murid atau siswa, kata pria ramah ini, memerlukan kelengkapan sekolah itu setahun sekali.
“Rata-rata anak dari keluarga kurang mampu hanya satu stel seragam saja. Padahal, minimal dua stel,” terang Aris Saputera.
Lebih lanjut dia mengemukakan, program ATS 2025 salah satu upaya mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Batola masa bakti 2025-2030.
“Itu merupakan salah satu bentuk beasiswa kita untuk membantu, walaupun tidak bisa memastikan berapa kali dapat,” terangnya.
Dia berharap, beasiswa untuk 800 ATS tidak berubah lagi jumlahnya, terkecuali bisa berubah kalau terdampak pengurangan anggaran.
“Kita berharap jumlah ATS 2025 tidak berkurang lagi jumlahnya,” tandas Aris Saputera.(red)














