MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala (Kadisbunak Batola), H Suwartono Susanto mengatakan, jumlah luas lahan kebun sawit di Kabupaten Batola pada Tahun 2023 berjumlah 76.975, 8 hektar tersebar di beberapa kecamatan di daerah tersebut .
“Jumlah tersebut rinciannya terdiri dari
17.884,5 hektar perkebunan milik rakyat, 47.975,13 hektar perkebunan milik swasta dan 11.116, 17 hektar perkebunan plasma,” ujar H Suwartono Susanto didampingi Kabid Perkebunan Disbunak Batola, Amina Oktriyama, di Marabahan, Senin (01/07/2024).
Menurut dia, tanaman perkebunan sawit di Batola merupakan tanaman primadona masyarakat setempat karena hampir di beberapa kecamatan di daerah tersebut berkebun kelapa sawit.
“Beberapa kecamatan itu adalah, Kecamatan Marabahan, Kecamatan Tabukan, Kecamatan Rantau Badauh, Kecamatan Barambai, Kecamatan Wanaraya, Kecamatan Jejangkit dan Kecamatan Kuripan,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui tanaman kelapa sawit, jelas dia, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Memang animo atau kemauan masyarakat rata-rata ingin berkebun sawit dan kita memberikan arahan atau sosialisasi hati-hati membeli bibit yang tidak bersertifikat,” terangnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, pihaknya khawatir petani membeli bibit asal-asalan karena hasil produksinya bisa kurang.
Di Kabupaten Batola, lanjut dia, ada satu pabrik kelapa sawit yakni, PT Agri Bumi Sentosa (ABS).
“Hanya satu saja pabrik kelapa sawit di Kabupaten Batola,” tandasnya.
Kemudian, papar dia, terkait plasma sesuai dengan Permentan di Kabupaten Batola sudah terlaksana walaupun dalam perjalanannya masih ada kendala-kendala.
“Mudah-mudah permasalah dan polemiknya tidak seperti daerah lain. Kita mediasi lah permasalahannya,” demikian tutupnya.(red)















