MARABAHAN,Teladankalimantan.com-
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Barito Kuala (Kaban Kesbangpol Batola) Mochamad Azis memberikan peringatan keras terkait perilaku Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batola di dunia digital.
Kaban Kesbangpol Batola juga menegaskan melarang kepada ASN untuk tidak mengunggah atau membagikan konten bersifat negatif terhadap pemerintah.
“Kita adalah bagian dari pemerintah, bukan oposisi. Jangan menyerang instansi sendiri karena kita digaji oleh pemerintah. Sebagai Agent of Change, mari kita bangun aura dan narasi yang positif,” tegasnya, saat menjadi pembina apel, di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (05/01/2026).
Dalam kesempatan itu, Azis juga menyoroti apresiasi yang diberikan Gubernur Kalimantan Selatan terkait kekompakan para kepala SKPD, camat hingga lurah di Barito Kuala.
“Kekompakan ini dinilai menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Dia mengharapkan, kepada teman-teman, semoga kekompakan tersebut bisa dimanfaatkan dalam kegiatan di tahun 2026 dan selalu berkoordinasi dan tidak mementingkan ego sektoral masing-masing.
Terkait infrastruktur, Azis memaparkan adanya wacana dari Gubernur untuk membangun Jembatan Barito 2. Langkah tersebut dipandang perlu sebagai alternatif Jembatan Barito saat ini yang usianya sudah cukup tua.
“Jika kita berdiri di tengah jembatan saat truk lewat, getarannya sangat terasa. Itu menandakan usia jembatan yang sudah lama. Mudah-mudahan dalam 5 atau 10 tahun ke depan, pembangunan Jembatan Barito 2 bisa terwujud melalui sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi,” tambahnya.
Menutup amanatnya, Azis menyampaikan pesan khusus dari Bupati terkait kondisi cuaca ekstrem yang memicu banjir di berbagai wilayah. Ia mengimbau seluruh ASN untuk menjaga kesehatan dan tetap waspada.(red/ben/diskominfo batola)














