MARABAHAN, teladankalimantan.com- Ratusan jamaah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Abah Guru Sekumpul, di Majelis Bahrul Ilmi, Handil Bakti, Selasa (16/01/2024) malam.
Dalam rangkaian peringatan tersebut diisi dengan tausyiah dibawakan oleh Guru Adi Rahman mengatakan, malam Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW mengenang dan mentauladani akan sifat dan ahlakul karimah dari Abah Guru Sekumpul.
“Yang Insha Allah apa yang sudah sidin tunjukan kepada kita berataan itu ada ilmunya yang diambil beliau dari guru ke guru di atasnya, sampai sahabat sampai ke baginda Nabi Muhammad SAW,” ujar Guru Adi Rahman.



Menurut dia, tujuannya dilaksanakannya haul orang sholeh, haul- haul habaib, diantaranya bisa mencontoh ahlak, ilmu dan amal beliau walau sedikit.Adi
“Alhamdulillah ulun yakin 99 persen kita yang hadir pada malam ini sudah tulak (pergi) pada hari ahad kemarin. Bagaimana kita menyaksikan sendiri uang rupiah kita tidak ada harganya, tidak laku, ” ungkapnya.
Kalau mau makan, jelas dia, datang aja warung mana saja gratis tidak dibayar, posko kesehatan gratis ada, bengkel gratis ada, cuma yang tidak ada nikah gratis.
itu semua membuktikan dan memperlihatkan kepada kita, sebut dia, ketika itu almarhum Abah Guru Sekumpul memang jiwa sosialnya luar biasa.
“Pian mungkin mendengar bagaimana ahlak beliau dengan paguruan, sampai ketika sudah meninggal paguruan. Bini (istri) guru tetap beliau berbakti, dasar benar-benar mengamalkan bahwa orangtua itu ada tiga,” terangnya.

Pertama, sambung Guru Adi Rahman, orangtua karena sebab orangtua kita lahir, karena orangtua punya pasangan atau mertua hidup dan orangtua melajari ilmu agama, terlebih ilmu Fardu Ain.
Yang paling abdol orangtua itu, papar dia, adalah, orang yang melajari Fardu Ain karena orang yang melajari agama, maka bisa berbakti kepada orangtua.
“Seandainya tidak diajari oleh peguruan kita berbakti pada orangtua, maka orang yang tinggi pendidikannya tanpa ada pendidikan akhirat orangtua dibikin seperti pembantu,” tandasnya.
Pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Abah Guru Sekumpul juga hadir Habib Abdurahman Al- Habsy, Habib Abdullah Balgais, Habib Anis Balgais, H Bahrul Ilmi beserta keluarga.
Kemudian, diakhir acara panitia mengundi doorprize dan dari hasil pengudian tersebut mereka beruntung mendapat hadiah berupa Akikah sebanyak lima orang, yaitu: Hasan dari Tabunganen, Jamilah dari Tatah Masjid, Jariah dari Anjir Pasar, H Mastan dari Tatah Masjid dan Hardinah dari Beringin.





Sedangkan pemenang mendapatkan pemanas Nasi Apika dari Desa Puntik, dan Satria Putra dari Handil Bakti sedangkan Kipas Angin didapat oleh Eva Elvia dari Subarjo dan, Gusti Muniat dari Persada Permai selanjutnya Doorprize Utama didapatkan Rahimah dari Tanjung Harapan berupa Kulkas. (ton)














