MARABAHAN, teladankalimantan.com—Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kabupaten Barito Kuala menyebutkan, saat ini ada lima rencana program Pembangunan di Kabupaten Barito Kuala yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).
Kepala Bappelitbang Batola Munadi, ST, Selasa (14/1), mengatakan, kelima program tersebut saat ini sudah masuk usulan ke Kementerian. Kelima Program PSN tersebut masing-masing,
- Jembatan Panda (Pantang Raya-Dadahup), jembatan ini berlokasi di Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan dengan Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
- Flyover Handil Bakti, program ini berlokasi di simpang empat Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola.
- Jembatan Barito II, jembatan ini berlokasi di Kota Banjarmasin-Kabupaten Barito Kuala, Kalsel.
- Pelabuhan Utama Tabunganen, Pelabuhan ini berlokasi di Kecamatan Tabunganen, Batola, Kalsel.
- Jalan dua arah Handil Bakti-Sungai Gampa yang berlokasi di Kecamatan Alalak, Mandastana, Rantau Badauh, Batola.

Munadi berharap, untuk menindaklanjuti program tersebut memang membutuhkan proses yang panjang serta melibatkan dua provinsi.
“Semoga setelah beliau berdua dilantik (Bupati terpilih-wakil Bupati Terpilih DR H Bahrul Ilmi-Herman Susilo) bisa menindaklanjuti PSN ini, karena prospeknya sangat bagus seperti Jembatan Panda atau Pantang Raya, dan Dadahup yang menghubungkan Batola-Kapuas, prospeknya bagus dan menyambung ke food estate,” kata Munadi.
Menurut Munadi, untuk program PSN ini, kita bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia, dan harus diperjuangkan, selain itu juga harus ada dukungan dari Pemrov Kalsel, Pemprov Kalteng khususnya Kabupaten Kapuas, karena jembatan ini melibatkan dua provinsi.
“Untuk jembatan Panda ini sebelumnya sudah ada pertemuan antara bupati dan bupati, tinggal gubernur dan gubernur lagi, semoga ke depan ini bisa ditindaklanjuti lagi. Kalau ini berhasil sangat bagus,” pungkasnya. (red)














