Teladankalimantan.com– Setelah puncak haji, operasional haji memasuki fase kepulangan. Dikutip dari Kementerian Agama, awal Pemulangan Jemaah Haji Gelombang I dari Makkah melalui Bandara King Abdul Aziz di Jeddah ke Indonesia yakni,
- Tanggal 4 Juli 2023, Awal Kedatangan Jemaah Haji Gelombang I di Indonesia
- 10 Juli 2023, Awal Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah
- 18 Juli 2023, Akhir Pemulangan Jemaah Haji Gelombang I dari Makkah melalui Bandara King Abdul Aziz di Jeddah ke Indonesia
- 19 Juli 2023, Awal Pemulangan Jemaah Haji Gelombang II dari Madinah ke Indonesia
- 24 Juli 2023, Akhir Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah
- 2 Agustus 2023, Akhir Pemulangan Jemaah Haji Gelombang II dari Madinah ke Indonesia
- 3 Agustus 2023, Akhir Kedatangan Jemaah Haji Gelombang II di Indonesia
Sementara itu, hingga 5 Juli 2023 sebanyak 6.682 jemaah atau 16 kelompok terbang (kloter) diterbangkan ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin dalam keterangan persnya, untuk 06 Juli 2023, jemaah dan petugas yang diberangkatkan ke Tanah Air berjumlah 6.592 orang atau 17 kelompok terbang (kloter) dengan rincian sebagai berikut:
Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 5 sebanyak 405 orang
Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 6 sebanyak 400 orang
Debarkasi Makassar (UPG) 3 sebanyak 393 orang
Debarkasi Solo (SOC) 7 sebanyak 360 orang
Debarkasi Palembang (PLM) 1 sebanyak 360 orang
Debarkasi Surabaya (SUB) 7 sebanyak 450 orang
Debarkasi Batam (BTH) 6 sebanyak 374 orang
Debarkasi Solo (SOC) 8 sebanyak 360 orang
Debarkasi Surabaya (SUB) 8 sebanyak 450 orang
Debarkasi Aceh (BTJ) 3 sebanyak 393 orang
Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 7 sebanyak 374 orang
Debarkasi Medan (KNO) 3 sebanyak 360 orang
Debarkasi Makassar (UPG) 4 sebanyak 393 orang
Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 9 sebanyak 393 orang
Debarkasi Solo (SOC) 9 sebanyak 360
Debarkasi Batam (BTH) 7 sebanyak 374
Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 10 sebayak 393
Fauzin menambahkan, tahun ini jemaah haji Indonesia memperoleh 10 liter air zamzam. Setibanya di asrama haji debarkasi, jemaah akan menerima 5 liter air Zamzam. “Untuk 5 liter tambahannya, akan didistribusikan ke Kemenag Provinsi untuk diteruskan dan diambil di Kantor Kemenag (Kankemenag) Kabupaten/Kota,” tambah dia.
Pemerintah, lanjutnya, terus mengingatkan jemaah yang akan kembali ke Tanah Air agar mematuhi ketentuan barang bawaan yang akan dibawa dalam kopernya. “Sesuai aturan penerbangan, barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan, yaitu: barang yang mudah terbakar/ meledak, senjata api dan senjata tajam, gas, aerosol, dan cairan melebihi 100ml, uang lebih dari Rp100.000.000 atau SAR25.000, dan Air Zamzam,” imbuhnya. (red)














