MARABAHAN,Teladankalimantan.com-
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Kuala (DKPP Batola) H Suwartono Susanto menyebutkan, pada tahun anggaran 2026 akan meluncurkan program ATM Beras di 17 kecamatan se-Kabupaten Batola.
“Program tersebut merupakan prioritas bapak Bupati dan Wakil Bupati Batola,” ujar H Suwartono Susanto, ditemui diruangkerjanya, Rabu (24/09/2025).
Menurut pria ramah ini, ATM Beras itu merupakan salah satu program membantu warga dikaterogikan kurang mampu.
“Program ini kita akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menentukan warga berhak mendapatkan beras tersebut,” ucapnya.
Dijelaskan Kepala DKPP Batola, untuk tahap pertama ATM Beras tersebut di tempatkan di 17 ibukota kecamatan.
“Jadi satu kecamatan satu ATM Beras dulu. Setelah tahun berikutnya kita tambah lagi hingga mencapai 50 ATM Beras di Kabupaten Batola,” ungkap kepala dinas penuh inovasi ini.
Dia berharap, diluncurkannya ATM Beras tersebut dapat mengurangi beban warga kurang mampu untuk mendapatkan beras gratis dari pemerintah daerah.
“Alhamdullilah ini ada perhatian khusus dari pemerintah daerah melalui program khusus bupati dan wakil bupati kita untuk ketahanan pangan,” terangnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, program ATM Beras direncanakan perbulan dengan 10 kilogram bantuan per kepala keluarga (KK) untuk keluarga kurang mampu.
“10 kilogram tersebut pengambilannya bisa dilakukan dua kali yakni, per lima kilogram,” tandasnya.
Kemudian, sambung H Suwartono Susanto, di tahun anggaran 2025 DKPP Batola telah menyalurkan bantuan kepada nelayan di Kecamatan Tabunganendan memberikan penyuluhan tentang bahaya ilegal fishing ke masyarakat bersama Satpolair Polres Batola.
“Terkait ketahanan pangan kami awal bulan tadi menggelar Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dan visi misi bupati dan wakil bupati kita,” demikian tutupnya.(red)















