MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Bupati Barito Kuala (Batola) Terpilih Tahun 2024, H Bahrul Ilmi bersama perwakilan warga perumahan Batola Residence, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola meninjau dan memantau langsung lingkungan warga terendam banjir.
Karena akibat jadian itu, warga terutama di Blok M, Blok London dan Blok H aktifitasnya menjadi terganggu.

Ketua Blok London, Marsidan mengungkapkan, kebanjiran menimpa warga Blok London Batola Residence sudah dua kali terjadi.
“Pertama terjadi di tahun 2020 dan tahun 2025 kondisinya cukup parah,” ujar Marsidan, Minggu (19/01/2025).
Menurut dia, akibat banjir tersebut warga merasa terganggu seperti, naik kendaraan roda dua tidak bisa dan belanja keluar juga tidak bisa.
“Semuanya terganggu, kita mau berangkat kerja juga harus lebih pagi karena takut ada ular,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, ada enam blok yang jalan lingkungan dan rumah warga digenangi air.
“Yang di belakang sana tingginya air hampir 60 centimeter. Jadi lebih parah lagi,” terangnya.
Banjir melanda enam blok di Batola Residane tersebut, jelas dia, hampir dua minggu, namun tang cukup parah kondisinya ada empat hari.
Marsidan berharap, dengan adanya kunjungan dan pantauan langsung Bupati Batola Terpilih 2024, H Bahrul Ilmi ke lokasi jalan-jalan lingkungan bisa ditinggikan dan drainase diperbaiki.
“Ke depan tidak banjir lagi dan program beliau bisa diterapkan. Seperti sungai-sungai ini beberapa tahun velum perbah dikeruk ,” tandasnya.

Ditambahkan Idris, Ketua Blok M, banjir melanda blok M Batola Residace hampir tiap tahun karena berdasarkan air pasang.
“Apabila bulan Desember itu pasti air sudah naik, cuma untuk dalamnya tidak bisa dirata-ratakan tergantung intensitas curah hujan,” tegasnya.
Dia juga berharap, dari pihak pemerintah kabupaten ada solusinya seperti, ditinggikan jalan dan saluran air diperbaiki.
Sementara, Bupati Batola Terpilih 2024, H Bahrul Ilmi selepas meninjau beberapa lokasi banjir mengungkapkan, melihat kondisi lingkungan permukiman khususnya di Kecamatan Alalak sangat penting karena Kecamatan Alalak merupakan kawasan permukiman di wilayah Batola.
“Kawasan permukiman ini kita upayakan ke depan jalan lingkungannya harus tinggi suapaya tidak terendam. Kalau rumah-rumah warga Alhamdullillah masih aman tapi jalannya atau akses warga dan anak-anak sekolah mapun pekerja jadi terkendala dan ini menjadi peringatan bagi kita,” terang Ketua DPC PPP Batola.
Kedepan, tegas H Bahrul Ilmi, tidak lagi terulang dan pihaknya berupaya bersama-sama masyarakat bergotong royong membangun akses jalan dan fasilitas umum lainnya untuk diperbaiki.(red)














