MARABAHAN, teladankalimantan.com—Tokoh masyarakat Batola yang juga pengusaha ternama DR H Bahrul Ilmi SH MH menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Darul Hikmah, Simpang Keladi, Desa Jelapat Baru, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (14/10).
Kegiatan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut tampak dihadiri ratusan warga di desa setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut pentauziah Habib Ali Bin Abdulla Bal Fakih asal Sungai Basar, Karang Intan, Martapura, Kalsel.
Warga yang hadir tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan Maulid Nabi yang juga dirangkai dengan pembacaan syair-syair maulid.
DR H Bahrul Ilmi dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang berharga ini, karena bisa bersilaturahmi dengan semua warga dan tokoh masyarakat di momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam kesempatan tersebut, H Bahrul Ilmi juga menyumbangkan sedikit rezeki untuk uang pembinaan di Masjid Darul Hikmah. Dirinya berharap bantuan tersebut bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

Sementara Habib Ali Bin Abdulla Bal Fakih dalam tauziahnya mengupas tema tentang Rahmat, Kenikmatan Surga dan kewajiban orang yang beriman.
Dikatakannya, bahwa Rasullah datang membawa rahmat bagi seluruh alam. Diutusnya Nabi Muhammad SAW adalah sebagai rahmat Allah SWT bagi seluruh makhluk di alam semesta.
Habib Ali menceritakan, salah satu keistimewaan Rasulullah tersebut yakni ketika berada di tengah-tengah sahabat. Nabi Muhammad bisa menjadikan yang sedikit menjadi banyak. Sebiji kurma di tangannya yang tak habis meski digilir oleh para sahabat. Hal itu terjadi ketika perang khandaq atau perang parit.
Habib Ali menyebutkan, berkah itu tertinggal satu di dunia, dan 99 berkah berada di surga. Artinya bisa dibayangkan di surga itu ada 99 kali lipat rasa kenikmatannya.
Bicara tentang Surga, Habib Ali mengatakan, ada empat di dalam surga yang lebih baik dari surganya, pertama, kekal di dalam surga itu lebih baik dari pada surganya, kedua, dilayani malaikat di dalam surga lebih baik daripada surganya.

Kemudian bertetangga dengan para nabi di surga lebih baik daripada surganya, dan terakhir Allah SWT ridha di dalam surga lebih baik daripada surganya.
Dalam tauziahnya, Habib Ali juga menyinggung soal kewajiban orang yang beriman. Menurut dia, kewajiban orang beriman yang pertama, wajib menjaga agama yakni dengan cara mempelajari ilmu agama, dan wajib membela agama.
Kemudian wajib menjaga akal, wajib menjaga badan, wajib menjaga harta, dan wajib menjaga harga diri.
“Mudah-mudahan berkat kita bertemu pada sore ini, menambah semangat kita beribadah kepada Allah SWT, bertambah amal ibadah kita, dan amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT, serta dan dosa-dosa kita dan dosa ibu bapak kita diampuni oleh Allah SWT,” pungkasnya. (red)














