JAKARTA, teladankalimantan.com— INACRAF 2025 atau Pameran Karya seni & kerajinan terbesar se Asia Tenggara kembali digelar di Jakarta International Convention Center, Rabu (5/2).
Event ini melibatkan 1.061 UMKM. Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman menargetkan transaksi event ini sebesar 100 Miliar.
Bupati Batola terpilih H Bahrul Ilmi mengapresiasi stand Dekranasda Barito Kuala yang turut serta dalam event tersebut.
Sebagai wujud dukungan, H Bahrul membeli langsung produk di arena Pameran yaitu membeli dua Tikar Purun Tikus dan gantungan kunci mobil.
Dalam kunjungan tersebut, H Bahrul Ilmi didampingi oleh Sekda Barito Kuala & Kepala Diskoperindag & jajaran dinas.
“Cintai produk Barito Kuala, karena sekarang produk dari purun banyak sekali manfaatnya dan sudah menyesuaikan trend. Misalnya tikar yang saya beli, ini bermanfaat untuk alas, untuk istirahat dan tempat berkumpul saat makan biasanya di Kalsel,” kata H Bahrul Ilmi.
Sekadar diketahui, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) kembali hadir pada 5-9 Februari 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Pameran kerajinan tangan terbesar di Asia Tenggara merayakan peringatan ke-25 dengan tema utama “From Smart Village to Global Market”, menegaskan komitmen dalam mendukung perkembangan industri kerajinan lokal hingga pasar internasional.

Tahun ini, INACRAFT menargetkan 100.000 pengunjung dengan 1.000 buyers internasional. Pameran ini akan diikuti oleh 1.061 stan, termasuk peserta individu, kementerian, BUMN, serta peserta luar negeri. Target transaksi ritel ditetapkan sebesar Rp100 miliar, dengan kontrak dagang yang diharapkan mencapai USD 1,5 juta.

Sebagai pameran yang terus berkembang, INACRAFT 2025 menjadi ajang yang tidak hanya memperkenalkan produk-produk unggulan Indonesia, tetapi juga memperkuat posisi industri kerajinan Nusantara di pasar global. (ist)














