MARABAHAN, teladankalimantan.com—Sebagai seorang yang dekat dengan siapapun termasuk juga dengan para ulama, para habib, serta guru-guru agama, tidak berlebihan jika tokoh masyarakat Barito Kuala DR H Bahrul Ilmi SH MH mendoakan majelis sholawat dan pengajian akbar DPC PPP Batola menjadi Rahmatan Lil Alamin bagi warga di Kabupaten Batola. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Majelis Sholawat & Pengajian Akbar DPC PPP Batola pada Kamis malam (24/11/2023).
H Bahrul Ilmi yang juga Ketua DPC PPP Barito Kuala ini mengatakan, di tempat ini, semuanya bermunajat kepada Allah SWT, dan mudah-mudahan dengan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, kita semua mendapat hidayah dan berkah, diberi kebahagian dunia dan akhirat, serta diberikan kesehatan dan panjang umur.
“Mudah-mudahan majelis ini menjadi Rahmatan Lil Alamin buat kita khususnya, warga Alalak, dan warga se Kabupaten Batola,” katanya. H Bahrul Ilmi juga mendoakan, semoga apa yang disampaikan pentauziah menjadikan hikmah-hikmah terbaik dalam kehidupan kita.
Sebagaimana biasa, kegiatan majelis salawat dan pengajian akbar yang rutin digelar oleh DPC PPP Batola tersebut selalu dipenuhi oleh ribuan jamaah dari berbagai desa di Kabupaten Batola. Pada pengajian kali ini, pihak panitia menghadirkan pentauziah Al Habib Idrus Bin Abdurahhman Al Kaff dari Situbondo, Jawa Timur.

Hadir dalam acara tersebut, para alim ulama, tuan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat. Selain itu hadir pula Guru Ahmad Mubarok yang sebagaimana biasa memimpin Salawat kepada Rasulullah serta Al Habib Muhammad Anies Bin Salimin Bhalgaits Ba’awaly. Pengajian juga dihadiri oleh keluarga besar DR H Bahrul Ilmi seperti istri Hj Noorhayati dan putra putri beliau.

Suasana pengajian begitu semarak dan khusyuk terlebih saat rangkaian acara pembacaan maulid dan puji-pujian kepada Rasulullah yang dipimpin Guru Ahmad Mubarok dan diiringi oleh Grup Maulid Ar Raudah dari Kecamatan Mandastana.

Sementara itu, dalam tauziahnya, Al Habib Idrus Bin Abdurahhman Al Kaff mengupas tema tentang ciri2 ahli surga. Rasulullah dalam hadist bersabda : “Sesungguhnya Allah SWT menciptakan bani Adam dengan 8 sifat. 4 diantaranya, adalah sifat-sifat penghuni surga : yaitu wajah yang ramah, lidah yang fasih, hati yang bertaqwa, dan tangan yang dermawan.
Menurut Habib Idrus, wajah yang ramah yakni murah senyum, tidak pemarah, dan wajahnya manis. Kemudian yang kedua, adalah orang yang menjaga lisan dengan berkata jujur, lemah lembut, perkataan yang menyejukkan semua orang, bicara nasehat, berkata adalah manfaat, dan memberikan semangat ketika ada orang2 yang lemah, serta tidak menyakiti hati orang.
Yang ketiga, yakni tangan orang-orang ahli surga, adalah tangan dermawan, dalam artian, suka memberi, suka membantu, suka bersedekah, dan suka menolong dengan segera. Kemudian yang keempat, yakni hatinya yang lembut.
Terus bagaimana kita mendapatkan semua ciri-ciri calon penghuni surg tersebut yakni dengan cara mendatangi majelis-majelis sholawat dan melantunkan sholawat.
“Dengan bersholawat, Insya Allah kita akan menjadi ahli surga sebagaimana ciri-ciri ahli surga, sebab ibadah sholawat ini, amalan yang tidak pernah ditolak oleh Allah SWT”.

Menurut Habib Idrus, mendatangi majalis sholawat banyak keutamaannya, dan Alhamdulilah, pada malam ini, Allah SWT menggerakan kaki kita menuju ke suatu majelis yang digambarkan oleh Nabi Muhammad SAW seperti taman surganya Allah SWT. “Semoga majelis sholawat DPC PPP terus berkembang dan semakin banyak jamaahnya,” katanya yang diamini para jamaah.
Sebagaimana biasa, acara tersebut juga dirangkai dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Habib Muhammad Anies Bhalgaits Ba’alawy serta ditutup dengan pengundian doorprize, undian aqiqah, serta hadiah lainnya.

Untuk pemenang undian aqiqah masing-masing didapat oleh Kartasiyah dari Handil Bakti, Aida dari Tamban, dan Amang Adut, Zakiah dari Banjarmasin, Nadia, dari Handil Bakti, dan Fiah dari Desa Tatah Majid.



Sementara pemenang doorprize, untuk kipas angin masing-masing didapat Sutinah dan Ratna dari Desa Puntik, Ricecooker masing-masing Nazila, Pulau Sewangi, dan Aqila dari Puntik. Sementara untuk hadiah utama berupa kulkas didapat oleh Jumiati dari Puntik Luar. (red)














