MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Kepala Dinas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Kuala (Kadisperkim Batola), H Akhdiyat Sabari mengatakan, pada Tahun 2025 Disperkim Batola melakukan inventarisasi Prasarana Sarana dan Utilitas Umum (PSU) di perumahan formal maupun non formal di wilayah Kabupaten Batola.
‘Setelah itu produknya berupa data profil, misalnya Jalan Desa Badandan, panjangnya sekian kilomater. Kemudian kualitas jalannya apa, tingkat kerusakannya apa,” ujar H Akhdiyat Sabari, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/07/2025).
Menurut pria ramah ini, dari situ lah keluar data-data PSU dan dari data itu keluarlah rangking.
“Atas perintah bupati laksanakan 20 kegiatan di tahun ini. Data itu sudah siap kita,” ucapnya.
Jadi, jelas Kadis Perkim Batola, ketika bupati meninjau, Disperkim Batola benar-benar objektif menetapkan PSU yang akan diperbaiki.
“Sehingga tidak ada lagi tanggapan masyarakat wah dekat pemerintah, dekat dengan bupati didahulukan perbaikan PSU-nya. Insya Allah data riil tersebut akan kami dapat pada bulan Desember 2025,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, Tahun 2026 bupati sudah menentukan lokasi-lokasi itu berdasarkan skala prioritas.
“Kegiatan ini sudah mulai berlangsung dan kemungkinan minggu depan minta restu ke bapak bupati bahwa tim kami sudah bergerak,” terang H Akhdiyat Sabari.
PSU yang sudah pihaknya data tersebut, sambung dia, sudah pakai
matra spasial dan sudah ada GPS.
“Jadi kalau bupati duduk di kantor saja bisa mengetahui lokasi lewat GPS dengan mengetik lokasinya,” katanya.
Dia juga memaparkan, dalam melakukan kegiatan tanpa data hal itu bisa berbahaya.
“Syukur Alhamdullillah pak bupati sudah mendukung kegiatan ini. Beliau sudah memberikan anggaran. Artinya ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” tandasnya.
Kemudian, tambahnya, untuk Tahun 2025 PSU banyak diperbaiki di Kecamatan Alalak karena di daerah itu banyak perumahan, namun berdasarkan prioritas dan Musrenbang desa-desa juga kebagian.
“Untuk pendataan di Tahun 2025 ada 10 kecamatan dulu dari 17 kecamatan, sehingga ada 10 data fix dan di tahun depan kita tambah pendataannya di tujuh kecamatan. 10 kecamatan itu, Tabunganen, Mekarsari, Tamban, Alalak, Mandastana, Belawang, Anjir Pasar, Anjir Muara, Wanaraya dan Marabahan,” demikian tutup Kadisperkim Batola.(red)














