MARABAHAN, teladankalimantan.com-Majelis Salawat dan Pengajian Akbar yang berlangsung di Aula DPC PPP Barito Kuala, Handil Bakti yang dihadiri ratusan jemaah, Kamis malam (16/3) berlangsung khusyuk.
Usai salat isya berjamaah, pengajian dilanjutkan dengan pembacaan salawat nabi yang diiringi oleh grup maulid Al Khair dari Desa Antasan Segara dan grup Maulid Baitusyafaah dari Desa Simpang Jaya.
Dalam acara tersebut pembacaan maulid dipimpin oleh Guru Ahmad Mubarak yang diikuti para jemaah. Di sela sela pembacaan maulid, Guru Ahmad Mubarak juga membagi bagikan makanan, dan buah buahan kepada para jemaah yang antusias.

Semakin malam pembacaan salawat sebagai tanda kecintaan kepada Rasullulah terus menggema diiringi alunan terban yang mengiringi pembacaan Salawat dan puji pujian kepada Rasullulah. Hadir pula dalam acara tersebut, Guru Mahmudin.
Dalam tauziahnya, Guru Bahran Isnaini yang berasal dari Pondok Pasantren Al Amin, Alalak menekankan pentingnya menyambut bulan suci ramadan yang diwajibkan bagi orang orang yang beriman, sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam Alquran Surah Albaqarah ayat 183.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”
Dalam tauziah tersebut, Guru Bahran juga menyebutkan sabda Rasullulah dalam hadis berikut :
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى
Artinya: Seluruh amalan kebaikan manusia akan dilipatgandakan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, “Kecuali puasa. Sebab pahala puasa adalah untukKu. Dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Ia (orang yang berpuasa) telah meninggalkan syahwat dan makannya karenaKu,” (HR Bukhari dan Muslim).
Menurut Guru Bahran, dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, ada rukun rukun dan sunat sunat puasa terlebih puasa sendiri merupakan salah satu rukun islam yang keempat.
“Puasa, artinya menahan diri dari sesuatu yang membatalkan mulai dari terbit fajar sampai tenggelam matahari,” kata Guru Bahran.
Dikatakannya, puasa wajib bagi orang Islam, kemudian balig, berakal, dan mampu. Kemudian untuk rukun puasa yakni berniat dalam hati, dan membacakan lafaz di mulut.
Dalam tauziahnya, Guru Bahran juga menyebutkan, hal-hal yang membatalkan puasa, seperti haid bagi perempuan, muntah, murtad, gila, dan bersetubuh di siang hari.
Guru Bahran juga menyebutkan, keutamaan puasa, di mana Rasullulah menyebut dalam sebuah hadist, dalam Surga terdapat pintu bernama Royyan yang disediakan bagi orang orang yang berpuasa. “Mudah mudahan syariat yang diajarkan Rasullulah dalam menjalan perintah Allah SWT ditambah dengan membacakan salawat menambahkan kecintaan kita kepada Rasullulah,” kata Guru Bahran.
Di akhir tauziahnya, Guru Bahran juga mendoakan agar di bulan Ramadan ini kita dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT yang diamini para jemaah.
Sementara itu, ketua panitia pelaksana Arbain, mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang hadir yang begitu antusias walaupun di tengah hujan. Hal ini menunjukkan kecintaan mereka kepada Rasullulah yang begitu besar, sehingga bisa hadir di sini. “ Kami sebagai panitia sangat senang karena antusias masyarakat cukup tinggi,” katanya.

Tak lupa pihaknya, juga mengucapkan terima kasih kepada ketua DPC PPP Batola DR H Bahrul Ilmi SH MH yang memberikan kepercayaan kepada pihaknya sebagai pelaksana untuk melaksanakan majelis salawat dan pengajian akbar setiap malam Jumat di Aula DPC PPP Batola. (red)

























