BANJARMASIN,Teladankalimantan.com-Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Dinansyah menegaskan, pengawas sekolah memiliki posisi sangat krusial dalam struktur pendidikan daerah.
“Keberadaan pengawas bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pendidikan,” ujanya, pada Pelantikan Pengurus, Seminar dan Rapat Kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Rabu (01/04/2026).
Dia berharap pengurus APSI yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan profesionalisme tinggi.
”Pengawas berfungsi sebagai pengendali mutu, memastikan standar pendidikan berjalan dengan baik, sekaligus menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan di setiap satuan pendidikan,” ucap Dinansyah.
Meskipun terus mengalami kemajuan, Dinansyah tidak menampik adanya tantangan besar harus dihadapi, mulai dari kesenjangan kualitas antarwilayah hingga adaptasi teknologi.
Dia menekankan, pentingnya penguatan literasi, numerasi dan pembentukan karakter sebagai fondasi utama SDM unggul.
Untuk menjawab tantangan tersebut, dia mengharapkan agar praktik pengawasan mulai bergeser ke arah yang lebih modern.
”Praktik pengawasan sekolah atau satuan pendidikan, perlu terus diarahkan pada pendekatan yang memberikan solusi, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan mutu pendidikan,” tegasnya.
Dinansyah juga mengajak, seluruh pihak, mulai dari Dinas Pendidikan hingga pemerintah kabupaten/kota untuk membangun sinergi yang kuat dengan APSI.
“Keterpaduan langkah ini dinilai penting agar arah kebijakan dan pembinaan di lapangan dapat berjalan selaras,” terangnya.
Kegiatan berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan harapan agar APSI menjadi wadah inovasi dan pertukaran gagasan demi kemajuan “Banua”.(red/MC Kalsel/Jml)

























