MUARA TEWEH – Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memastikan pemerataan layanan dasar bagi seluruh masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 4 Muara Teweh, Minggu (16/11/2025).
Gubernur menekankan bahwa setiap anak di Kalimantan Tengah berhak mendapatkan pendidikan tanpa terkecuali. Menurutnya, tidak boleh ada peserta didik yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi atau akses layanan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar Sabran memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas pelaksanaan program pendidikan gratis 16 tahun serta upaya penguatan digitalisasi sekolah. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Pemprov Kalteng dalam meningkatkan mutu dan jangkauan layanan pendidikan.
Bupati Barito Utara H Shalahuddin menyampaikan bahwa pendidikan gratis merupakan salah satu fokus utama pembangunan daerah. Dari sekitar 3.000 siswa kurang mampu, sebanyak 12,9 persen telah memperoleh bantuan pendidikan. Pemerintah daerah menargetkan pada tahun 2026 seluruh siswa yang memenuhi persyaratan dapat terfasilitasi melalui dukungan anggaran yang telah disiapkan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalteng M Reza Prabowo melaporkan bahwa program digitalisasi pendidikan di Kalimantan Tengah telah berjalan secara menyeluruh. Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan sekolah gratis terus dikawal agar tidak ada pungutan bagi siswa dari keluarga tidak mampu.
Selain dialog pendidikan, kunjungan kerja tersebut dirangkaikan dengan peninjauan fasilitas sekolah, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah bagi orang tua siswa kurang mampu, serta penyaluran bantuan pangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya terpadu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Turut mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kabinda Kalteng Marsekal Pertama TNI Muhammad Nur, Bupati Barito Utara H Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, serta jajaran Forkopimda.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan pangan dan pendidikan gratis, serta penanaman pohon di lingkungan SMA Negeri 4 Muara Teweh sebagai simbol kepedulian terhadap pendidikan dan lingkungan. (red)














