BANJARBARU,teladankalimantan.com– Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor mengatakan, perbankan berperan penting memberikan fasilitas pinjaman bunga rendah atau Kredit Usaha Rakyat (KUR) mendukung usaha perkebunan dan peternakan rakyat di Kalsel.
H Sahbirin Noor juga minta, kepada Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel terus menggencarkan program prioritas unggulan Kalsel melibatkan perbankan untuk penguatan akses pembiayaan pelaku usaha perkebunan dan peternakan melalui KUR, sehingga pelaku usaha dapat meningkatkan produksi dan produktivitas.
Menyikapi keinginan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor tersebut, Kamis (28/03/2024), Disbunnak Kalsel menggelar pertemuan dengan Kepala Divisi UMK Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor bersama jajarannya dengan Tim Disbunnak diwakili Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Edi Santosa beserta jajarannya.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Kalsel, Edi Santosa mengungkapkan, pertemuan tersebut dilakukan sebagai penjajakan untuk membahas lebih lanjut pengembangan klaster pada usaha diversifikasi terintegrasi perkebunan dan peternakan tergabung dalam program prioritas Kalsel.
Program tersebut, sebut dia, diantaranya, Sistem Integrasi Kelapa Sawit Sapi Berbasis Kemitraan usaha Inti Plasma (SISKA KU INTIP), Sistem Integrasi Itik di Lahan Rawa dan Lahan Kering (SITI HAWA LARI), Pengembangan Korporasi Pekebun Berbasis Kawasan Karet (BANGSIBUN BAKARET).
Selanjutnya, ucap dia, Pengembangan Tanaman Kopi Diversifikasi Terintegrasi (BANG KODIN) guna membantu dalam sisi pendanaan melalui KUR berbunga rendah dengan peminjaman hingga Rp500 juta.(red/disbunnak kalsel)















