MARABAHAN,Teladankalimantan.com-Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin menyebutkan, pemecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) menyajikan 100.000 porsi hidangan khas daging masak habang di Kabupaten Barito Kula (Batola)bisa menjadi inspirasi kepala daerah lain di Kalsel untuk menyelenggarakan acara serupa, namun dengan masakan khas daerahnya masing-masing.
“Bupati-bupati yang lain bisa memikirkan acara seperti di Batola ini. Nanti berikutanya apa yang akan direncanakan. Seperti Kabupaten Hulu Sungai Utara masakan khas Burung Belibis. Saya minta Kabupaten Barito Kuala ke depan jangan daging lagi, tapi ikan sungai,” ujar H Muhidin, sebelum pemecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) menyajikan 100.000 porsi hidangan khas daging masak habang, di Lapangan 5 Desember Marabahan, Minggu (04/01/2026).
Karena, menurut dia, Kabupaten Barito Kuala (Batola) merupakan salah satu penghasil ikan sungai di Kalsel.
“Kita dapat inspirasi dari Kabupaten Batola atas pemecahan MURI hidangan khas daging masak habang yang hari kita laksanakan,” ungkapnya.
Sementara, Bupati Batola H Bahrul Ilmi mengatakan, pada puncak peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Batola Tahun 2026 pemerintah kabupaten bersama-sama masyrakat akan meninkmati masakan daging masak habang.
“Kita bersama-sama masyarakat menikmati masak daging masak habang hari ini,” terangnya.
Pada acara itu, turut diikuti Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK dan unsur Prokopimda Kalsel serta tamu undangan lainnya.
Sementara itu, pada malam harinya masyarakat Batola disungguhkan hiburan menampilkan grup musik NDX AKA.(red)


























