PELAIHARI,teladankalimantan.com – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel),H Sshbirin Noor mengatakan, peluang usaha budidaya sapi potong memiliki potensi sangat menguntungkan.
Selain itu, menurut dia, dari bisnis ternak sapi dapat memberikan manfaat berupa, daging, pupuk, biogas dan biourin memiliki nilai jual tinggi.
“Peminat daging sapi di Kalsel terbilang sangat besar, sehingga kebutuhan akan daging membuat permintaan pasar terus meningkat,” ujarnya.
Terkait hal tersebut, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor akrab disapa Paman Birin meminta, jajaran Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel terus mendorong tumbuhnya hilirisasi industri peternakan sapi potong di KalSel sebagai upaya meningkatkan ketersediaan pangan asal hewan dan pemenuhan kebutuhan protein hewani, khususnya berasal dari daging sapi.
Terpidah, Kadisbunnak Kalsel, Suparmi mengungkapkan, baru-baru ini pihaknya menugaskan tim dari Bidang Penyuluhan, Pengolahan dan Pemasaran Disbunnak untuk melakukan pendampingan dan monitoring ke Pondok Pesantren Ushuluddin melalui unit usahanya pada PT Cahaya Abadi Petani (CAP), di Desa Banyu Irang Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah laut, Selasa (19/03/2024).
Inovasi unit usaha ekonomi dilakukan Ponpes Ushuluddin, jelas dia, adalah hilirisasi dari budidaya sampai pemotongan dan pemasaran.
“Hal ini dilakukan dalam upaya mengatasi persaingan bisnis yang terlalu jauh antara produsen sampai ke konsumen,” terangnya.(red/disbunnak kalsel)














