JAKARTA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Barito Kuala (Batola) turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gekrafs 2026 yang digelar di Nusantara Ballroom, Novotel Jakarta Pulomas, pada 6–8 Maret 2026.
Kegiatan ini mempertemukan para penggerak ekonomi kreatif muda dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta yang hadir berasal dari sejumlah wilayah seperti Aceh, Bandung, Padang, Riau, Manado, Medan, Banjarmasin, hingga Barito Kuala.
Rakernas tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gekrafs yang dipimpin Ketua Umum Kawendra. Acara berlangsung meriah dan megah dengan pembukaan yang diawali penampilan tarian Nusantara, serta dihadiri jajaran pengurus pusat, pengurus wilayah provinsi, hingga pengurus kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Sejumlah tokoh nasional dan pemangku kebijakan juga turut hadir memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Tanah Air. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, COO Danantara Donny Oskaria, Yovie Widianto, Raffi Ahmad, Irene Umar, Wakil Menteri Agama Romo Syafii, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
DPC Gekrafs Batola dalam kegiatan ini diwakili oleh Ketua Muhammad Alwi, Wakil Ketua I Ahmad Safari Ramadani, serta Sekretaris Noor Ifansyah.
Ketua DPC Gekrafs Batola Muhammad Alwi menyambut baik pelaksanaan Rakernas tersebut dan menegaskan komitmen Gekrafs Batola untuk terus aktif berkoordinasi dengan DPP dalam menjalankan berbagai program organisasi ke depan.
Alwi juga mengungkapkan kebanggaannya karena Ketua Umum Gekrafs Kawendra masih mengingat Kabupaten Barito Kuala sebagai daerah yang pernah melaksanakan pelantikan Gekrafs dengan jumlah kehadiran masyarakat yang sangat besar hingga mencapai puluhan ribu orang.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPC Gekrafs Batola Ahmad Safari Ramadani menilai Rakernas menjadi agenda penting yang memberikan pemahaman lebih luas mengenai arah program Gekrafs ke depan, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dan para pemangku kebijakan terhadap pengembangan ekonomi kreatif anak muda Indonesia.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut Gekrafs Batola dapat belajar dan bertukar pengalaman dengan pengurus dari daerah lain, sehingga gerakan ekonomi kreatif di Barito Kuala semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (dan)














