BANJARMASIN,teladankalimantan.com – Empat pemancing disambar petir saat memancing di kawasan Waduk Riam Kanan, Desa Bunglai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dari kejadian tersebut, satu orang tewas dan seorang hilang, sedangkan dua pemancing lainnya dilarikan ke rumah sakit.
Dari informasi dihimpun , korban pertama berhasil dievakuasi adalah Mamat (58), warga Jalan Kelapa Gading 1 RT 004 RW 001 Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan jasadnya di temukan pada pukul 01.35 Wita.
Sedangkan korban kedua bernama Solihin (51), warga komplek Angkasa Sido mulyo Permai RT 005 RW 009 Kelurahan Landasan Ulin Timur Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, jasadnya di temukan lebih dulu yakni pada pukul 23.50 wita.
Untuk kedua korban tenggelam sudah di evakuasi ke Kamar Jenazah RSUD Idaman Banjarbaru guna dilakukan visum.
Sedangkan dua korban lainnya mengalami luka saat ini dirawat di RSUD Idaman Banjarbaru, termasuk Raffi Saputra dan Heri,
Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad di Banjarmasin, Minggu (13/04/2024) tengah malam, mengatakan, total korban sebanyak empat orang diduga tersambar petir saat memancing ikan.
“Tiga orang sudah dievakuasi, sedangkan satu korban lainnya diduga tenggelam di sekitar Waduk Riam Kanan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan warga, empat korban tersebut memancing di lanting daerah Vilak-Vilak, Sabtu (13/04/2024) malam.
“Tak lama kemudian keempat korban tersambar petir. Awalnya ada dua korban dilarikan ke rumah sakit terdekat, sementara dua korban lainnya hilang diduga tenggelam di waduk,” ujar dia pula.
Setelah menerima informasi dua korban hilang, kata dia, Basarnas Banjarmasin mengerahkan personel dan langsung melakukan pencarian di sekitar Waduk Riam Kanan.
Lebih lanjut, Al Amrad menuturkan, sekitar pukul 00.10 Wita tim gabungan menemukan jasad korban atas nama Sholihin terdampar sekitar 20-30 meter dari tempat memancing.
Ia juga mengatakan, saat ini personel masih berusaha mencari satu korban lainnya belum ditemukan.
Tim SAR gabungan dari Basarnas Banjarmasin, kepolisian dan masyarakat, sambung dia, menyisir di sekitar lokasi kejadian.
“Kami masih melakukan pencarian hingga tengah malam, semoga korban satu lagi segera ditemukan,” ujar Al Amrad.(mua)














