JAKARTA,teladankalimantan.com-PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) pastikan ketersediaan marine services dan kesiapan armada dioperasikan optimal selama bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2024.
Sebanyak 453 kapal owned maupun chartered dikerahkan untuk mendukung distribusi pasokan energi tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ketersediaan layanan marine service PTK dan anak usahanya di berbagai kegiatan hulu hingga hilir Migas, baik di Pertamina Grup maupun Badan Usaha Migas lainnya hingga pelosok Indonesia.
Armada pendukung kegiatan sandar lepas operasional di 104 sarana tambat atau jetty dikelola berupa:
Small craft untuk kegiatan mooring unmooring, personnel transfer dan oil/fire fighting, dukungan personel untuk kegiatan Agency, Port Operation dan Bunker Control, layanan management port services dan kesiapan Oil Spill Response (OSR).
PTK juga mendukung Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan Idul Fitri (RAFI) dibentuk Pertamina di beberapa wilayah operasional untuk membantu penyaluran dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG).
Hal tersebut sebagai upaya memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat di berbagai wilayah selama Ramadhan dan Idul Fitri 2024 di Indonesia.
Vice President Legal and Relations PTK, Sonny Mirath mengungkapkan, PTK senantiasa mensupport kebutuhan customer dalam proses bongkar muat dan kebutuhan marine services lainnya dalam rangka memperkuat pasokan energi nasional baik BBM maupun gas, khususnya selama Ramadhan dan jelang hari raya Idul Fitri 2024.
“Kami selalu memastikan seluruh ketersediaan armada kapal dan kru dalam keadaan siap siaga dan mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam memberikan service dan operational exellence,” ujar Sonny Mirath dalam siaran pers, Senin (01/04/2024).
Apalagi jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2024, jelas dia, aktivitas masyarakat untuk pulang ke kampung halaman atau mudik meningkat intensitasnya dan berpengaruh terhadap tingkat konsumsi energi.
PTK tergabung dalam Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML) bersama tiga anak usaha dan satu perusahaan joint venture, papar dia, masing-masing memiliki keahlian di bidang jasa maritim di Indonesia.
Keberadaanya, sebut dia, mendukung proses distribusi energi baik BBM maupun Gas dari kapal tanker PT Pertamina International Shipping (PIS) ke terminal hingga dapat dikomsumsi oleh masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan khidmat dan operasional PTK sebagai perusahaan jasa maritim terintegrasi dapat mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional,” pungkas Sonny Mirath.(red/ril)















