KASONGAN, teladankalimantan.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Katingan menggelar Konferensi PGRI untuk masa bakti 2025–2030, yang berlangsung di Aula Kantor Bappedalitbang Kabupaten Katingan dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Katingan, dua hari lalu.
Konferensi ini bukan hanya untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum penting bagi para guru menyuarakan aspirasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.
Anggota DPRD Kabupaten Katingan, H. Fahmi Fauzi, yang turut hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, berharap konferensi ini dapat menjadi wadah produktif bagi guru dalam menyampaikan masalah yang dihadapi serta mencari solusi secara bersama. “Panitia sebaiknya menyediakan ruang apresiasi agar para guru bisa menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung,” ujarnya kepada awak media, Jumat (1/8).
Menurut Fahmi, permasalahan yang kerap muncul di kalangan guru meliputi isu kesejahteraan, profesionalisme, kondisi kerja, serta perlindungan terhadap profesi mereka. Ia mendorong agar kebijakan-kebijakan yang lahir dari forum seperti ini dapat benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kesejahteraan guru harus diperhatikan, termasuk tunjangan dan fasilitas kerja yang layak. Selain itu, kompetensi guru juga perlu ditingkatkan, terutama penguasaan teknologi digital agar mereka dapat beradaptasi dengan dunia pendidikan yang terus berkembang,” tegas legislator dari Partai NasDem ini.
Tak hanya itu, Fahmi juga menekankan pentingnya perlindungan profesi guru dari berbagai bentuk kekerasan, pelecehan, dan tindakan yang bisa menghambat proses belajar mengajar. PGRI sebagai organisasi profesi, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam memperjuangkan hak-hak guru serta meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
“Kesimpulannya, mari kita bersama-sama mencari solusi yang konstruktif demi masa depan pendidikan di Kabupaten Katingan. Guru yang sejahtera akan melahirkan generasi yang cerdas,” pungkas wakil rakyat dari Dapil Katingan I, yang meliputi wilayah Katingan Hilir, Tewang Sangalang Garing, dan Pulau Malan. (red)














