KASONGAN – Wakil Ketua I DPRD Katingan, Nanang Suriansyah mengingatkan manajemen RSUD Mas Amsyar Kasongan agar tetap memprioritaskan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekalipun pemerintah daerah saat ini menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Menurut Nanang, pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh dikurangi hanya karena kondisi keuangan daerah sedang ketat. Ia menilai sektor kesehatan adalah sektor yang wajib tetap diproteksi, sebab menyangkut keselamatan warga.
“RSUD itu tulang punggung layanan kesehatan di daerah. Mulai dari rawat jalan, rawat inap, UGD, semua bergantung pada RSUD,” ujarnya ditemui media, Jumat (31/10), di gedung DPRD Katingan.
Politisi Golkar dari dapil Katingan III ini juga menegaskan bahwa RSUD Mas Amsyar memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan merata, termasuk kepada masyarakat menengah ke bawah yang mungkin tidak mampu mengakses fasilitas swasta.
Selain itu, menurutnya, RSUD Mas Amsyar yang kini berstatus BLUD sudah hampir 10 tahun seharusnya memiliki fleksibilitas dan ruang gerak lebih dalam mengelola pendapen internal guna menutupi potensi kekurangan anggaran dari Pemkab.
“Tujuannya jelas, agar operasional rumah sakit tetap berjalan optimal, tenaga medis tetap tersedia, dan pasien, termasuk pasien BPJS, bisa tetap dilayani seperti biasa,” tegasnya.
Nanang berharap efisiensi anggaran yang terjadi tidak menghambat pelayanan kesehatan. Ia menegaskan DPRD akan terus mengawasi agar pelayanan di RSUD Mas Amsyar tidak mengalami penurunan. (red)










