KASONGAN – Anggota DPRD Kabupaten Katingan, H Fahmi Fauzi, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui dinas terkait agar memprioritaskan pemeliharaan dan perbaikan saluran drainase, terutama di wilayah perkotaan sebagai upaya pencegahan banjir dan genangan air.
Menurut Fahmi, banyak parit atau drainase di kawasan ibukota Katingan yang dibangun menggunakan dana APBD kini mengalami penyumbatan dan kerusakan. Akibatnya, air kerap meluap ke jalan dan menyebabkan genangan yang berdampak pada kerusakan infrastruktur.
“Hasil reses kami menunjukkan banyak keluhan dari masyarakat. Drainase tersumbat karena sampah dan kurangnya perawatan, terutama di sekitar Pasar Kereng Pangi, Desa Hampalit, dan beberapa wilayah lainnya,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/10).
Fahmi menambahkan, dampak buruk dari drainase yang tidak terpelihara bukan hanya banjir dan kerusakan jalan, tetapi juga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan penyakit akibat genangan air.
Ia menegaskan agar dinas teknis tidak hanya fokus memperbaiki ruas jalan, tetapi juga melakukan rehabilitasi drainase secara menyeluruh dan berkelanjutan di wilayah ibukota. “Drainase yang baik akan memperpanjang umur jalan dan menjaga lingkungan tetap sehat,” katanya.
Selain itu, Fahmi juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan parit di sekitar tempat tinggal masing-masing agar tidak terjadi penyumbatan yang bisa memicu banjir. (red)














